Kurangi Impor Solar, Pengembangan Biodiesel 50 Persen Digenjot
Syakir yang juga menjabat sebagai Komisaris Holding PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) kemudian mendorong penggunaan bahan bakar biodiesel bauran CPO, khususnya campuran 50 persen (B50), yang saat ini tengah dikembangankan. Hal ini dinilai perlu untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar bauran impor dari luar.
"Dengan lebih menggunakan bahan bakar biodiesel bauran CPO tidak hanya akan mengurangi ketergantungan impor. Tapi juga akan meningkatkan angka konsumsi kelapa sawit," tutur Syakir.
Syakir mengatakan, teknologi bahan bakar biodiesel bauran CPO ini sudah mulai dipelajari sejak 1990. "Kita ingin mencoba 50 persen, bagaimana mandatorinya. Kalo ini kita coba, luar negeri akan menderita," ujarnya.
Editor: Ranto Rajagukguk