Lantik 11 Pimpinan Tinggi Pratama, Sri Mulyani Minta Jangan Sibuk Main Zoom
JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melantik 11 pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pejabat yang dilantik di antaranya eselon I dan II di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan Badan Kebijakan Fiskal (BKF).
Dalam sambutannya, Sri Mulyani mengatakan, pejabat yang dilantik bisa aktif dalam memecahkan permasalahan yang terjadi saat ini. "Saudara-saudara tidak boleh menunggu. Saudara-saudara tidak hanya duduk apalagi di belakang Zoom kamera dan tidak aktif menolong dan memonitor serta membantu memecahkan masalah di dalam setiap aliran dana yang berasal dari APBN," kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (24/8/2020).
Dia pun menyampaikan pesan kepada Direktur Sistem Manajemen Investasi dan para Kepala Kantor Wilayah DJPB bahwa dalam menyusun kebijakan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) perlu memahami kebutuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) maupun yang sifatnya terkait pembiayaan korporasi.
“Usaha kecil menengah adalah tulang punggung perekonomian Indonesia yang saat ini mengalami kondisi sangat sulit dan unik. Karena itu untuk menjalankan tugasnya secara cepat, tepat dan efektif saya meminta untuk langkah pembiayaan agar bisa komunikasi secara efektif dan bekerja sama dengan sektor perbankan dan Kementerian UMKM,” ucapnya.
Sri Mulyani Berencana Tunda Iuran BPJS Ketenagakerjaan hingga Desember 2020
Dalam pelantikan tersebut, dia juga berharap kepada pimpinan tinggi pratama di lingkungan BKF untuk menjaga stabilitas sistem keuangan, melakukan penelitian secara simultan tentang PEN, juga kebijakan ekonomi dan fiskal dari berbagai sisi serta proses.