Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OJK bakal Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal, Kawal Transformasi BEI
Advertisement . Scroll to see content

Lawan Pandemi Corona, OJK Tawarkan 4 Strategi ke Perbankan

Selasa, 19 Mei 2020 - 13:20:00 WIB
Lawan Pandemi Corona, OJK Tawarkan 4 Strategi ke Perbankan
OJK. (Foto: ilustrasi/Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pandemi virus corona (Covid-19) yang tak kunjung usai berpengaruh besar pada Non-Performing Financing (NPF), Non-Performing Loan (NPL), likuiditas dan permodalan perbankan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan ada strategi yang perlu dilakukan lembaga perbankan selain intervensi pemerintah dan otoritas terkait. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengatakan, setidaknya ada empat langkah yang perlu dilakukan lembaga perbankan. Hal itu untuk memitigasi dampak buruk yang lebih dalam lagi. 

"OJK melihat ada empat langkah yang harus dilakukan perbankan untuk  mencegah agar dampak Covid-19 tidak menjadi parah," ucap Heru melalui video conference, Selasa (19/5/2020). 

Heru menyebut empat strategi yang direkomendasikan Otoritas Jasa Keuangan bagi lembaga perbankan diantaranya, pertama, identifikasi. Perbankan perlu melakukan identifikasi dampak covid-19 di lingkungan bank misalnya sektor riil, pertumbuhan ekonomi dan kinerja debitur. Setelah itu, susun lah berbagai skenario dampak covid-19 bagi perekonomian dan efeknya bagi kinerja perbankan. 

Langkah kedua, melakukan mitigasi risiko kredit dan kecukupan likuiditas. Bank wajib memahami sektor ekonomi dan debitur yang terdampak beserta outstanding-nya. Selanjutnya, aktifkan early warning system dan triggers. 

"Susun skenario restrukturisasi dan upaya penyelamatan debitur," ucapnya. 

Langkah ketiga, stress test kecukupan modal dan likuiditas. Bank melakukan skenario analisis terhadap kebutuhan dan ketersediaan modal terkait dengan peningkatan risiko kredit. Pada tahap ini, lanjut heru, yang harus diperhatikan oleh bank adalah identifikasi gap likuiditas, uji berbagai strategi.

Sementara langkah keempat adalah tindak lanjut. Heru menegaskan jika dari langkah pertama hingga ketiga telah dilakukan, maka bank perlu melakukan identifikasi portofolio yang rentan dan terdampak Covid-19, optimalisasi alokasi modal dan ketersediaan likuiditas, serta terapkan berbagai skenario krisis.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut