Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Harga Pangan 19 Januari 2026: Gula Naik, Telur-Cabai Rawit Turun
Advertisement . Scroll to see content

Menko Darmin Beberkan Fakta Penyebab Telur Ayam Mahal

Kamis, 12 Juli 2018 - 09:42:00 WIB
Menko Darmin Beberkan Fakta Penyebab Telur Ayam Mahal
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

Apalagi, lanjutnya, tahun ini pemerintah menetapkan hari libur Lebaran lebih lama dari biasanya yaitu 10 hari sejak 11-20 Juni 2018. Hal tersebut tentu membuat para pedagang pasar banyak yang memilih libur.

"Lebaran itu, tahun ini liburnya banyak berarti yang jualan tidak banyak, itu juga ada pengaruhnya," ucapnya.

Oleh karena itu, ia akan berbicara dengan beberapa perusahaan besar yang terkait agar tidak menetapkan harga telur seenaknya. Sebab, harga tersebut sudah di jauh dari bandero yang ditentukan pemerintah.

Harga telur ayam ini di atas harga acuan yang ditetapkan pemerintah dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 27 Tahun 2017, di mana banderol di tingkat produsen sebesar Rp18.000 per kg dan di tingkat konsumen Rp22.000 per kg.

"Kita harus bicara dengan perusahaan, dua atau tiga perusahaan terbesar itu supaya mereka tidak boleh menyetel supaya harganya naik," tuturnya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut