Nadiem Makarim Jadi Menteri Jokowi, Go-Jek: Kami Sangat Bangga

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Senin, 21 Oktober 2019 - 14:26:00 WIB
Nadiem Makarim Jadi Menteri Jokowi, Go-Jek: Kami Sangat Bangga
Nadiem Makarim saat memenuhi panggilan Presiden Jokowi untuk ke Istana Negara. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Go-Jek mengapresiasi masuknya salah satu petingginya di pemerintahan kabinet baru. Meski begitu, Go-Jek harus ikhlas karena kehilangan salah satu pendirinya, yaitu Nadiem Makarim.

"Hari ini Nadiem dipanggil Presiden Joko Widodo untuk hadir di Istana Negara untuk menjadi bagian dari kabinet baru. Kami sangat bangga karena founder Gojek akan turut membawa Indonesia maju ke panggung dunia," ujar Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita, Senin (21/10/2019).

Menurut dia, ini merupakan gebrakan baru di bidang startup lokal. Pasalnya, baru kali ini pelaku startup dapat menembus kursi pemerintahan.

"Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya, dimana visi seorang pendiri startup lokal mendapat pengakuan dan dijadikan contoh untuk pembangunan bangsa. Ke depan, Go-Jek akan menghadirkan pemimpin baru," ucapnya.

Dengan diangkatnya Nadiem menjadi Menteri maka posisi sebagai CEO Go-Jek juga harus dilepas. Oleh karenanya, kini Go-Jek diurus oleh pendiri yang lain.

"Andre Soelistyo, Presiden Go-Jek Grup dan Kevin Aluwi, co-founder Go-Jek akan berbagi tanggung jawab untuk menjalankan perusahaan sebagai co-CEO, dengan fokus membawa perusahaan ke tahap selanjutnya," kata dia.  

Meski harus kehilangan pemimpin, dia mengakui Go-Jek telah memiliki rencana yang matang ke depannya. Pihaknya bersedia mengikuti proses yang berlangsung terkait hal ini.

"Kami telah memiliki rencana yang matang ke depan dan akan mengumumkan lebih jauh mengenai arti 

pengumuman ini bagi perusahaan dalam beberapa hari ke depan," tutur dia.

Nadiem mengungkapkan sebelumnya, pengunduran dirinya terhitung mulai hari ini. Dia memastikan sudah tidak memiliki kewenangan apa pun di Go-Jek.

“Mulai hari ini sudah tidak ada posisi maupun kekuasaan atau kewenangan apa pun di dalam Gojek lagi,”  kata Nadiem di Istana Negara, Senin (21/10/2019).

Nadiem mendirikan Gojek Indonesia pada 2011. Saat ini, Gojek menjadi salah satu unicorn di Tanah Air. Unicorn adalah istilah yang digunakan untuk startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari 1 miliar dolar AS.


Editor : Ranto Rajagukguk