Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Angka Anak Stunting di Indonesia Masih Tinggi, Butuh Perhatian Semua Pihak
Advertisement . Scroll to see content

Pandemi Covid-19, Kemendes PDTT Turun Tangan Cegah Stunting di Daerah Tertinggal

Kamis, 02 Juli 2020 - 07:13:00 WIB
Pandemi Covid-19, Kemendes PDTT Turun Tangan Cegah Stunting di Daerah Tertinggal
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) turun tangan mencegah masalah gizi buruk ini di sejumlah daerah. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

"Melalui visi One Planet, One Health, kami percaya kegiatan yang dilakukan harus membawa dampak positif baik untuk kesehatan masyarakat maupun kesehatan bumi. Tanpa adanya komitmen dari pemangku kepentingan, upaya pencegahan ini tidak bisa berjalan. Kami menerima dengan baik ajakan kolaborasi untuk menyebarluaskan program ini ke daerah lainnya," ujar Vera.

Terkait upaya pencegahan stunting, Danone Indonesia aktif menginisiasi dan mengikuti kemitraan dengan instansi pemerintah hingga organisasi kemasyarakatan melalui program-program yang telah berjalan seperti Isi Piringku; Ayo Minum Air (AMIR); Water Access, Sanitation, and Hygiene (WASH); serta pengelolaan limbah. Dengan program yang integrasi, pencegahan terhadap stunting dapat dilakukan secara bersamaan dalam lingkup intervensi gizi spesifik maupun intervensi gizi sensitif.

“Ke depan kami berharap semua dapat mengambil bagian masing-masing dalam penanganan masalah stunting di Indonesia. Mari kita bersatu padu, bersama cegah stutning untuk anak-anak Indonesia yang lebih sehat,” ujar Vera.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut