Pemerintah Tetapkan Hasil Tes PCR Harus Dikeluarkan Maksimal 1x24 Jam

Suparjo Ramalan ยท Rabu, 27 Oktober 2021 - 17:17:00 WIB
Pemerintah Tetapkan Hasil Tes PCR Harus Dikeluarkan Maksimal 1x24 Jam
Warga melakukan tes PCR sebagai syarat dalam melakukan perjalanan.(Foto: Cahya Sumirat)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menetapkan hasil tes PCR harus dikeluarkan dalam waktu maksimal 1x24 jam, setelah pengambilan sampel. Artinya, surat keterangan negatif/positif dari hasil tes PCR tak boleh lebih dari satu hari.

Selain itu, pemerintah juga menetapkan harga tertinggi PCR sebesar Rp275.000 untuk daerah Jawa dan Bali. Sementara, daerah di luar Jawa dan Bali senilai Rp300.000.

"Hasil pemeriksaan tes PCR dengan menggunakan harga tertinggi tersebut dikeluarkan dengan durasi maksimal 1x24 jam dari pemeriksaan swab real time PCR," ujar Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Abdul Kadir, dalam konferensi pers, Rabu (27/10/2021).

Ketentuan tersebut, lanjutnya, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Kementerian Kesehatan dan BPKP melalui perhitungan biaya pengambilan dan pemeriksaan real time PCR yang terdiri sejumlah komponen. 

Adapun komponen tersebut, yaitu jasa pelayanan, reagen dan habis pakai atau BHP, biaya administrasi, dan biaya lainnya yang sesuaikan dengan kondisi saat ini. 

Pemerintah pun meminta agar semua fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit (RS), laboratorium, dan fasilitas pemeriksaan lainnya dapat mematuhi ketentuan tersebut, khususnya batas tertinggi durasi hasil tes PCR. 

Abdul menjelaskan, penurunan harga PCR pun sejalan dengan rencana pemerintah untuk menerapkan syarat wajib PCR untuk pengguna semua moda transportasi baik di darat, laut, udara, hingga air. Kebijakan tersebut akan direalisasikan menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator Satgas PPKM Jawa0-Bali, Luhut Binsar Panjaitan, mencatat tujuan penerapan wajib PCR untuk semua jenis moda transportasi umum bertujuan mencegah adanya kasus Covid-19 menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Rencana itu akan diberlakukan secara bertahap. "Secara bertahap, penggunaan tes PCR akan diterapkan pada transportasi lainnya selama dalam mengantisipasi periode Nataru," ujar Menko Luhut

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: