Program Kartu Prakerja, Kemenko Perekonomian: 84 Persen Peserta Mengaku Puas
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) mengungkapkan peserta Program Kartu Prakerja mengaku puas atas pelatihan yang diberikan. Hal ini menepis anggapan dari banyak kalangan yang menilai pelatihan online dari pemerintah ini tidak berkualitas.
"hasil survei internal, di mana 84 persen mengatakan puas atas pelatihan peningkatan kompetensi, baik skilling, reskilling, maupun upskilling. Hasil survei ini mengindikasikan manfaat program yang nyata dan sekaligus menepis anggapan bahwa pelatihan online tidak berkualitas," kata Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso dalam Webinar, Senin (23/11/2020).
Dia menambahkan, program ini juga mendapatkan rating 4,9 dari skala 5. Dengan begitu, peserta dapat dikatakan puas dengan pelatihan yang diambilnya.
Tak hanya itu, dia menilai, masyarakat sangat antusias dengan program ini. Hal itu dapat terlihat dari jumlah yang mendaftar dalam kartu prakerja.
"Pendaftar kartu prakerja sudah mencapai 43 juta orang. Jumlah pendaftaran yang sangat tinggi ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dan program kartu prakerja mudah sekali diakses oleh masyarakat serta sistem manajemen pelaksana yang sudah dipersiapkan dengan baik," ujarnya.
Dia menjelaskan, dari 43 juta orang yang berhasil lolos verifikasi sebesar 19 juta orang. Verifikasi itu berdasarkan dari email, nomor telepon, Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga.
"Sebanyak 19 juta orang. Berarti hanya satu dari empat orang yang mendaftar mendapatkan kartu prakerja. Dari 19 baru 5,9 juta tadi sehingga yang belum mendapatkan program ini masih sangat banyak sekali," tuturnya.
Editor: Ranto Rajagukguk