Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kementerian PU Bentuk Balai Pengelola Dana Jalan Tol, Ini Tugasnya
Advertisement . Scroll to see content

Proyek Infrastruktur Digenjot, Indef: Efeknya Tak Bisa Cepat

Kamis, 07 Februari 2019 - 20:03:00 WIB
Proyek Infrastruktur Digenjot, Indef: Efeknya Tak Bisa Cepat
Dampak pembangunan infrastruktur tidak bisa dirasakan dalam jangka pendek. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama empat tahun terakhir fokus dalam pembangunan infrastruktur untuk menggenjot angka pertumbuhan ekonomi. Namun, realitanya ekonomi sejak 2015 hingga 2018 tumbuh stagnan di kisaran 5 persen.

Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Nawir Messi menilai, pembangunan infrastruktur akan berdampak siginfikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun, hal tersebut tidak bisa langsung dirasakan dalam jangka waktu yang singkat.

"Infrustruktur jangka menengah, jangka panjang, enggak bisa anda lihat efeknya tahun depan atau dua tahun lagi," ujar Nawir di Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Mantan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha itu memastikan bahwa pembangunan infrastruktur di era Jokowi akan berpengaruh terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi ke depannya. Namun, Indonesia tidak bisa hanya bergantung kepada infrastruktur untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Menurut Nawir, Indonesia saat ini masih terlalu bergantung kepada angka konsumsi rumah tangga, dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, saat ini porsi konsumsi rumah tangga sudah mencapai 50 persen dari struktur Produk Domesti Bruto (PDB) nasional.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut