Sayembara Desain Ibu Kota Baru Dibuka, Temanya Identitas Bangsa dan Kota Pintar

Rahmat Fiansyah ยท Jumat, 04 Oktober 2019 - 19:06 WIB
Sayembara Desain Ibu Kota Baru Dibuka, Temanya Identitas Bangsa dan Kota Pintar

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menggelar sayembara nasional untuk desain ibu kota negara (IKN) baru. Desain tersebut harus mencerminkan identitas bangsa dan kota pintar (smart city).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, ibu kota baru harus mencerminkan identitas yang diterjemahkan dalam pilar-pilar kebangsaaan seperti Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.

"Proses ini tidak hanya sekadar memindahkan kota dan gedung-gedung pusat pemerintahan saja, tetapi juga untuk merencanakan pusat pertumbuhan perkotaan baru agar menjadi mesin penggerak pertumbuhan ekonomi," kata Menteri Basuki, Jumat (4/10/2019).

BACA JUGA:

Tiru Brasil & Pakistan, Bappenas Yakin Ibu Kota Baru Bisa Mulai Beroperasi 2024

Termasuk Istana Negara, Gedung Pemerintah di Ibu Kota Baru Dibangun di Sepaku

Sayembara ini digelar untuk menampung berbagai ide dan gagasan melalui partisipasi masyarakat, khususnya mereka yang berkecimpungan di bidang arsiterktur, perencanaan, dan perancangan kota di Indonesia.

Selain mencerminkan identitas bangsa, kata Basuki, desain ibu kota baru juga harus bernuansa kota pintar yang futuristik dan berstandar internasional. Hal ini karena ibu kota ini akan dihuni oleh generasi muda.

Konsep kota pintar, kata Basuki, harus sehat, efisien, produktif, dan membuat warga bahagia. Hal ini diwujudkan lewat penataan bangunan dan lingkungan hijau yang inklusif serta terintegrasi dengan moda transportasi publik.

"IKN baru juga didesain sebagai kota yang mampu menyediakan pelayanan keamanan, kesehatan, dan pendidikan kelas dunia, sehingga dapat menarik para talenta-talenta hebat nasional dan internasional untuk tinggal," tuturnya.

Sayembara desain ibu kota digelar pada 3-8 Oktober untuk masa pendaftaran. Proses penetapan pemenang akan dilakukan pada 16-20 Desember sebelum diumumkan pada 23 Desember 2019. Penghargaan sekaligus pemberian hadiah dilakukan pada 27 Desember 2019.

Pemenang desain akan dipilih untuk tiga juara utama dan dua juara harapan. Kelimanya akan memperoleh hadiah uang tunai dan piagam penghargaan dengan total Rp5 miliar.

Juara pertama memperoleh Rp2 miliar, juara kedua Rp1,25 miliar, pemenang ketiga Rp1 miliar, harapan satu Rp500 juta, dan harapan dua Rp250 juta.


Editor : Rahmat Fiansyah