Sayembara Desain Ibu Kota Baru Dibuka, Temanya Identitas Bangsa dan Kota Pintar
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menggelar sayembara nasional untuk desain ibu kota negara (IKN) baru. Desain tersebut harus mencerminkan identitas bangsa dan kota pintar (smart city).
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, ibu kota baru harus mencerminkan identitas yang diterjemahkan dalam pilar-pilar kebangsaaan seperti Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.
"Proses ini tidak hanya sekadar memindahkan kota dan gedung-gedung pusat pemerintahan saja, tetapi juga untuk merencanakan pusat pertumbuhan perkotaan baru agar menjadi mesin penggerak pertumbuhan ekonomi," kata Menteri Basuki, Jumat (4/10/2019).
Sayembara ini digelar untuk menampung berbagai ide dan gagasan melalui partisipasi masyarakat, khususnya mereka yang berkecimpungan di bidang arsiterktur, perencanaan, dan perancangan kota di Indonesia.
Termasuk Istana Negara, Gedung Pemerintah di Ibu Kota Baru Dibangun di Sepaku
Selain mencerminkan identitas bangsa, kata Basuki, desain ibu kota baru juga harus bernuansa kota pintar yang futuristik dan berstandar internasional. Hal ini karena ibu kota ini akan dihuni oleh generasi muda.