Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BI Dinilai Perlu Tahan Suku Bunga di 4,75 Persen, Ini Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

The Fed Agresif Kendalikan Inflasi, AS Diprediksi Bakal Resesi

Rabu, 13 April 2022 - 10:32:00 WIB
The Fed Agresif Kendalikan Inflasi, AS Diprediksi Bakal Resesi
Kantor Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal reserve (The Fed). (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

"Kemungkinan resesi di tahun depan tidak terlalu tinggi. Semua tanda adalah bahwa ini adalah ekonomi yang kuat, dan yang akan mampu berkembang dalam menghadapi kebijakan moneter yang kurang akomodatif,” kata Powell kepada wartawan selama pertemuan The Fed, pada Maret 2022. 

Hal itu, lanjutnya, didasarkan pada pasar tenaga kerja yang kuat, pertumbuhan penggajian yang solid dan neraca bisnis dan rumah tangga yang kuat. 

Departemen Tenaga Kerja melaporkan bulan lalu bahwa indeks harga konsumen naik 7,9 persen pada Februari 2022 (yoy), menandai kenaikan tercepat sejak Januari 1982, ketika inflasi mencapai 8,4 persen.

CPI, yang mengukur sekumpulan barang mulai dari bensin hingga perawatan kesehatan, naik 0,8 persen dari Januari.

Pembacaan indeks harga konsumen terbaru, yang akan dirilis pada Selasa pagi, diperkirakan akan menjadi doozy lainnya. Ekonom memperkirakan indeks akan naik di atas 8 persen, mencapai tertinggi baru 40 tahun. 

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut