Verifikasi Data Rampung, Menaker Transfer Subsidi Gaji ke 2,8 Juta Pekerja

Fadel Prayoga ยท Selasa, 22 September 2020 - 09:12 WIB
Verifikasi Data Rampung, Menaker Transfer Subsidi Gaji ke 2,8 Juta Pekerja

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 2,8 juta pekerja terdaftar sebagai penerima bantuan subsidi upah/gaji (BSU) tahap IV. Subsidi gaji itu diberikan kepada pekerja yang upahnya di bawah Rp5 juta per bulan. 

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, untuk bantuan subsidi gaji tahap keempat, pihaknya telah menerima 2,8 juta data calon penerima dari BPJS Ketenagakerjaan. Setelah melakukan verifikasi  data, Ida akan mencairkan dana itu ke masing-masing rekening pekerja. 

“Untuk penyaluran tahap IV, kita lakukan secepatnya apabila proses check-list yang membutuhkan waktu paling lama empat hari kerja telah selesai. Jadi, jika minggu kemarin data diserahkan ke kami pada hari Rabu, maka proses check-list maksimal selesai hari Selasa (hari ini)," kata Ida dalam keterangan tertulis, Senin (21/9/2020). 

Setelah dilakukan checklist, kata Ida, data tersebut akan diserahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Kemudian, KPPN menyalurkan uang subsidi upah tahap IV tersebut kepada Bank Penyalur, yakni bank yang masuk menjadi anggota Himbara.

"Selanjutnya, bank-bank Himbara akan menyalurkan uang subsidi upah/gaji ke rekening penerima secara langsung, baik itu rekening bank sesama Himbara, maupun rekening bank swasta lainnya," ujarnya. 

Politikus PKB itu mengingatkan kembali kepada pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dan masuk dalam kategori penerima subsidi agar teliti kembali saat memberikan nomor rekeningnya kepada pemberi kerja. Hal ini untuk menghindari gagal transfer akibat rekening yang tutup, statusnya pasif dan bahkan tidak valid.

"Saya mendorong kepada teman-teman pekerja atau buruh yang sekiranya merupakan penerima subsidi gaji agar dicek kembali nomor rekeningnya. Karena yang kami butuhkan adalah rekening aktif sehingga penyaluran tepat sasaran. Saya mohon kepada pemberi kerja juga aktif berkomunikasi kepada para pekerjanya," katanya. 

Dia berharap bantuan subsidi gaji ini dapat mengurangi beban dan sekaligus mampu mengangkat daya ekonomi para pekerja di masa pandemi. 

“Bantuan subsidi upah ini diarahkan untuk menjaga dan meningkatkan daya beli pekerja/buruh serta mendongkrak konsumsi rumah tangga. Sehingga, kemudian menimbulkan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” katanya. 

Editor : Ranto Rajagukguk