Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Penumpang Terdampak Berhak Refund Tiket 100 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Bisa Lumpuhkan Pesawat, Ini Risikonya

Senin, 07 September 2026 - 21:02:00 WIB
Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Bisa Lumpuhkan Pesawat, Ini Risikonya
Abu vulkanik erupsi gunung api mengancam penerbangan karena dapat merusak mesin jet, sensor, sistem navigasi, hingga mengganggu pandangan pilot. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

Alvin menjelaskan, abu vulkanik juga memiliki sifat panas yang dapat mengganggu komponen pesawat, termasuk sistem kendali pada bagian sayap.

Pesawat memiliki sejumlah komponen bergerak pada sayap, seperti aileron dan flap, yang berfungsi membantu mengendalikan pergerakan pesawat. Paparan abu vulkanik yang panas berpotensi mengganggu mekanisme komponen tersebut.

"Selain itu abu vulkanik ini sifatnya panas dan tajam. Nah panas ini ketika meleleh ini juga dapat mengganggu sistem kendali pesawat, yaitu pada sendi-sendi pada sayap," tutur Alvin.

Karena memiliki berbagai risiko tersebut, penyebaran abu vulkanik menjadi salah satu faktor yang sangat diperhitungkan dalam keselamatan penerbangan. Aktivitas penerbangan dapat dihentikan sementara atau bandara ditutup apabila konsentrasi abu vulkanik dinilai membahayakan jalur penerbangan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah pesawat memasuki wilayah yang terpapar abu vulkanik dan mengurangi risiko kerusakan mesin maupun gangguan terhadap sistem pesawat.

Kondisi serupa dapat terjadi ketika erupsi gunung api seperti Gunung Anak Krakatau menyebabkan abu vulkanik menyebar ke wilayah udara di sekitarnya. Penyebaran material vulkanik tersebut perlu terus dipantau untuk memastikan keselamatan penerbangan.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut