Hari Film Nasional

5 Film Ini Banggakan Indonesia di Kancah Internasional, Ada Turah dan Kucumbu Tubuh Indahku

Siska Permata Sari ยท Senin, 30 Maret 2020 - 12:40 WIB
5 Film Ini Banggakan Indonesia di Kancah Internasional, Ada Turah dan Kucumbu Tubuh Indahku

Potongan adegan di film Kucumbu Tubuh Indahku. (Foto: YouTube)

JAKARTA, iNews.id - Hari ini Indonesia memperingati Hari Film Nasional (HFN) yang selalu diperingati setiap 30 Maret. Di tanggal itulah pertama pengambilan gambar film Darah & Doa atau Long March of Siliwangi yang disutradarai oleh Usmar Ismail.

Jagat perfilman Indonesia melalui sejarah yang panjang hingga sampai ke titik ini, di mana film-film Indonesia mampu memperkenalkan karyanya di luar negeri. Dalam beberapa tahun terakhir, film Indonesia berhasil menembus festival-festival film di sejumlah negara.

Berikut daftar lima film Indonesia yang berhasil tayang di luar negeri, seperti dirangkum iNews.id, Senin (30/3/2020).

1. Turah (2016)

Turah adalah film drama Indonesia berbahasa Tegal karya sutradara Wicaksono Wisnu Legowo dan diproduseri oleh Ifa Isfansyah. Turah menceritakan tentang kehidupan masyarakat Kampung Tirang di Kota Tegal yang mengalami isolasi selama bertahun-tahun yang kemudian memunculkan berbagai problema.

Film yang dibintangi Ubaidillah, Slamet Ambari, Yono Daryono, Rudi Iteng, Firman Hadi, Bontot Sukandar, dan Narti Diono ini berhasil memenangkan penghargaan Asian Feature Film Special Mention di Singapore International Film Festival dan sempat tayang di ACMI Cinema Federation Square Melbourne, Australia.

2. Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)

Film yang memiliki judul ‘Marlina: The Murderer in Four Acts’ merupakan film karya sutradara Mouly Surya yang didistribusikan di belasan negara. Film yang dibintangi Marsha Timothy ini diputar perdana di Directors Fortnight Festival Film Cannes 2017. Selain itu, film ini juga masuk seleksi New Zealand International Film Festival dan Melbourne Film Festival serta Toronto International Film Festival.

3. Ave Maryam (2018)

Selanjutnya ada Ave Maryam, film drama yang disutradarai, diproduksi, dan ditulis oleh Ertanto Robby Soediskam. Film yang dibintangi Maudy Koesnaedi dan Chicco Jerikho ini menyoroti hubungan terlarang antara suster dan pastor.

Film ini pertama kali ditayangkan di Festival Film Internasional Hanoi 2018, kemudian Festival Film Asia Hong Kong 2018, dan Festival Film Internasional Capetown 2018.

4. 27 Steps Of May (2019)

27 Steps of May adalah sebuah film drama Indonesia yang disutradarai oleh Ravi Bharwani dan ditulis dan diproduksi oleh Rayya Makarim. Film tersebut mengisahkan tentang May yang menjadi korban pemerkosaan Kerusuhan Mei 1998 dan ayahnya yang menjadi petinju untuk menyalurkan emosinya akibat trauma dari kerusuhan tersebut.

Film yang dibintangi Raihaanun, Lukman Sardi, dan Ario Bayu tersebut telah tayang di beberapa festival film internasional seperti Bengaluru International Film Festival (Biffes), Mar Sharm El Sheikh Asian Film Festival (SAFF) dan Cambodia International Film Festival (CIFF).

5. Kucumbu Tubuh Indahku (2019)

Kucumbu Tubuh Indahku adalah film yang disutradarai dan ditulis oleh Garin Nugroho serta diproduseri oleh Ifa Isfansyah. Film ini mengisahkan penari Lengger yang menjadi gemblak seorang warok dalam tradisi klasik penari Reog.

Film yang dibintangi Muhammad Khan, Sujiwo Tejo, Teuku Rifnu Wikana, Randy Pangalila, dan Endah Laras ini pertama kali ditayangkan di Festival Film Internasional Venesia ke-75 pada 2018. Film ini juga ditayangkan di berbagai festival film tingkat internasional, salah satunya Festival Tiga Benua 2018 hingga tayang di Bioskop Cinema Farnese Roma pada Mei 2019. Kucumbu Tubuh Indahku juga memenangkan penghargaan di Venice Independent Film Critic dan Asia Pasific Screen Awards.

Editor : Tuty Ocktaviany