Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Avisi dan UPH Ungkap Ada 49,5 Juta Penonton Film Bajakan di Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Film Indonesia–Korea Tolong Saya Jadi Angin Segar Industri Perfilman, Ini Alasannya!

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:51:00 WIB
Film Indonesia–Korea Tolong Saya Jadi Angin Segar Industri Perfilman, Ini Alasannya!
Film Tolong Saya jadi angin segar perfilman nasional karena memadukan budaya dari dua negara, Indonesia dan Korea Selatan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Eksplorasi Budaya Jadi Daya Tarik

Salah satu adegan yang mencuri perhatian adalah saat Tania kerasukan dan meluapkan amarah dalam dialog berbahasa Korea, elemen yang jarang ditemui dalam film horor Indonesia. Selain itu, film ini juga memanfaatkan lokasi syuting di Korea Selatan dan Indonesia, memperkuat nuansa lintas budaya yang diusung.

Film ini dibintangi Saskia Chadwick, Kim Seo Young, Kim Giba, Aruma Khodijah, dan Brian sebagai Dion. Tolong Saya disutradarai Nur Muhammad Taufik dan Sjahfasyat Bianca.

Herty Purba berharap film Tolong Saya bisa menjadi pembuka jalan bagi eksplorasi kolaborasi internasional di perfilman Indonesia.

“Ini baru awal. Masih banyak mitologi dan unsur gaib Korea yang bisa dieksplorasi ke depannya,” kata dia.

Film Tolong Saya dijadwalkan tayang di bioskop mulai 29 Januari 2026, dan diharapkan mampu menjadi angin segar bagi industri perfilman nasional melalui pendekatan cerita yang berani dan lintas budaya.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut