Habib Nabiel Ungkap Keistimewaan Program Cahaya Hati Indonesia yang Tak Ditemukan di TV Lain
JAKARTA, iNews.id - Habib Nabiel Al Musawa mengungkap keistimewaan program Cahaya Hati Indonesia yang tayang di iNews TV. Menurutnya, program tersebut memiliki ciri khas kajian tafsir Al-Qur'an yang tidak ditemukan dalam program keagamaan di televisi lain.
Hal itu disampaikan Habib Nabiel setelah memberikan tausiah dalam program Cahaya Hati Indonesia di Masjid Jami Nuurusan Saadah, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Minggu (8/11/2026).
Dia menilai Cahaya Hati Indonesia merupakan program keagamaan yang memiliki konsep berbeda dibandingkan tayangan serupa di stasiun televisi lainnya.
"Saya ingin menyampaikan nih juga untuk seluruh pemirsa iNews, jadi Cahaya Hati iNews ini, Cahaya Hati Indonesia, ini satu program yang luar biasa, ya. Saya belum menemukan di dalam televisi yang lain," ucap Habib Nabiel kepada wartawan, Minggu (8/11/2026).
Menurutnya, keistimewaan program Cahaya Hati Indonesia bukan sekadar menyampaikan tausiah atau ceramah agama. Setiap kegiatan justru diawali dengan kajian tafsir untuk membantu jemaah memahami makna ayat-ayat Al-Qur'an secara lebih mendalam.
"Kenapa demikian? Kalau program agama itu banyak, tapi kekhasan, keunikan, keistimewaan, spesial dari Cahaya Hati iNews ini adalah bukan hanya sekedar tausiah agama, tapi selalu dimulai dengan kajian tafsir, gitu ya," katanya.
Habib Nabiel menilai pendekatan tersebut menjadi salah satu cara untuk mendekatkan generasi muda dengan Al-Qur'an. Melalui kajian tafsir, masyarakat tidak hanya mendengarkan ceramah, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai kandungan ayat-ayat suci.
"Itu meng-guide, membuat para generasi muda cinta sama Al-Qur'an. Itu kehebatan Cahaya Hati iNews," katanya.
Selain mengapresiasi konsep acaranya, Habib Nabiel juga menyoroti antusiasme masyarakat terhadap program tersebut. Menurutnya, respons positif tidak hanya datang dari jemaah yang hadir langsung, tetapi juga pemirsa yang menyaksikan melalui iNews TV.
Bahkan, dia mengaku mendapat respons dari sejumlah tokoh nasional yang menghubunginya setelah menyaksikan tausiah dalam program Cahaya Hati Indonesia.
"Jadi, artinya ini saya melihat animo, ya, masyarakat itu bukan hanya masyarakat yang hadir, tapi yang nonton pun juga orang-orang yang tahu bahwa ini adalah kajian Al-Qur'an sehingga berkelas gitu yang nontonnya juga," ucapnya.
Editor: Donald Karouw