Komentar Mengejutkan Badan Film Nasional soal Fenomena Clipper Film Ilegal di Medsos
Ia khawatir, jika hal itu terus terjadi maka industri perfilman Indonesia akan stagnan atau turun, sehingga tidak bisa memproduksi film dengan kualitas yang lebih bagus kedepannya.
"Enggak gampang lho untuk bikin film, dan enggak murah. Kalau itu tidak kembali uangnya, kami tidak bisa berinvestasi lagi membuat film yang baik," ungkap Celerina.
Meski demikian, ia menjelaskan bahwa pihaknya selalu meminta kepada platform media sosial terkait agar bisa menghapus konten ata film ilegal yang terunggah di platform mereka.
Celerina berharap, dengan cara seperti itu film yang merupakan sebuah karya bisa dilindungi hak ciptanya dengan baik.
"Kami memang punya tim sendiri yang untuk men-take down kalau di YouTube ya, itu kami berkirim surat ke YouTube. Tapi kan nggak bisa setiap hari begitu, setiap saat," kata dia.
Editor: Muhammad Sukardi