SANFFEST 2026 Dorong Film Santri Tembus Panggung Dunia, Bidik Karya Berkualitas dari Pesantren
Tema 'The Verses in Motion' menjadi bagian dari upaya tersebut. Nilai yang bersumber dari Al-Quran tidak semata-mata diterjemahkan secara verbal, tetapi diolah menjadi cerita dan visual yang dapat dipahami oleh penonton dari berbagai latar belakang.
Direktur Program SANFFEST 2026 sekaligus Pembina YIMB, Gus Ahmad Ubaidillah, melihat potensi besar dari komunitas pesantren di Indonesia. Berdasarkan data EMIS Kementerian Agama yang disampaikannya, terdapat lebih dari 42.000 pesantren di berbagai wilayah Indonesia.
Jumlah tersebut menjadi salah satu alasan SANFFEST ingin membuka ruang yang lebih besar bagi lahirnya karya-karya baru dari kalangan santri.
"Target kami bukan hanya semakin banyak karya yang masuk, tetapi bagaimana karya-karya tersebut memiliki kualitas artistik dan kekuatan cerita sehingga mampu berbicara di ruang perfilman yang lebih luas," ungkap Gus Ahmad.
Pada SANFFEST 2026, peserta dapat mengirimkan film cerita pendek dengan durasi 7 hingga 12 menit. Festival ini juga menghadirkan penghargaan baru, yakni Poster Terbaik, untuk mengapresiasi aspek visual dalam proses promosi sebuah karya film.