15 Jenis-jenis Kain yang Sering Digunakan untuk Pembuatan Busana
JAKARTA, iNews.id - Inilah jenis-jenis kain yang sering digunakan untuk pembuatan busana. Kain merupakan salah satu benda yang termasuk dalam kebutuhan primer manusia modern.
Kain memiliki fungsi dan peran yang sangat penting, terutama dalam pembuatan busana yang digunakan oleh manusia saat ini.
Saat ini, terdapat berbagai jenis kain yang tersedia dalam kehidupan masyarakat modern.
Dalam pembuatan pakaian sehari-hari, orang memiliki beragam pilihan bahan dasar kain. Terdapat banyak tipe kain yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda.
Dalam pembuatan produk seperti busana dan tas, orang menggunakan jenis kain yang berbeda-beda.
Berikut adalah beberapa jenis kain yang penting untuk diketahui:
Kain sutra terbuat dari serat ulat sutra dan merupakan bahan alami. Tampilannya terlihat elegan karena memiliki kilau alami.
Kain sutra tipis dan mudah menyerap air, sehingga rentan sobek. Perawatannya juga perlu diperhatikan agar kain sutra dapat bertahan lebih lama.
Velvet merupakan jenis kain yang memiliki tekstur lembut dan mewah dengan serat-serat yang terpotong rata dan permukaan yang halus. Lembaran kain velvet memiliki keindahan, kelembutan, dan kilau yang khas. Ini disebabkan oleh karakteristik serat pendek yang membentuk tumpukan pada kain velvet.
Sifon merupakan kain yang memiliki sifat ringan dengan tenunan yang polos dan memberikan sedikit kilau. Kain sifon terbuat dari campuran serat sintetis seperti nilon, sutra, katun, polyester, dan rayon.
Tekstur kain sifon terasa ringan, tipis, dan transparan. Kain sifon umumnya digunakan sebagai lapisan pada gaun malam dan pakaian formal.
Brokat adalah jenis kain yang dihiasi dengan dekorasi yang kaya. Kebaya sering menggunakan brokat sebagai bahan dasar karena tampilannya yang menarik.
Detail sulaman bunga atau dedaunan pada brokat memberikan tambahan kekayaan pada busana.
Tenun satin menghasilkan kain yang elastis, berkilau, dan lembut dengan permukaan yang indah. Satin memiliki permukaan yang halus dan berkilau di satu sisi, sedangkan sisi lainnya terlihat kusam atau sedikit kasar.
Linen adalah jenis kain yang memiliki sifat mudah menyerap cairan, ringan, dan sangat kuat. Banyak produsen pakaian memanfaatkan kain linen untuk membuat baju dan celana musim panas. Karena sifat ringannya, pakaian yang terbuat dari linen memungkinkan sirkulasi udara yang baik.
Oleh karena itu, kain linen sering digunakan untuk pembuatan handuk, seprai, taplak meja, dan serbet.
Denim adalah jenis kain yang penting untuk diketahui. Sebagian besar jaket dan celana panjang yang saat ini beredar di pasaran terbuat dari kain denim yang memiliki sifat tebal dan kuat. Yang menarik, proses penjahitan kain denim untuk pakaian kasual sangat fleksibel dan mudah.