Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Anggap Remeh Olahraga, Ini 5 Dampak Buruk Jika Tubuh Jarang Bergerak
Advertisement . Scroll to see content

28 Orang Meninggal Dunia akibat Demam Berdarah di 2025, Kemenkes Rekomendasikan Vaksin DBD

Minggu, 16 Februari 2025 - 16:51:00 WIB
28 Orang Meninggal Dunia akibat Demam Berdarah di 2025, Kemenkes Rekomendasikan Vaksin DBD
Kementerian Kesehatan merekomendasikan masyarakat untuk vaksinasi DBD. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Demam Berdarah Tidak Hanya Berbahaya bagi Anak-Anak  

Sebagai informasi, penyakit demam berdarah paling banyak menyerang kelompok usia 15 hingga 44 tahun, dan 13 persennya terjadi di kelompok usia di atas 44 tahun. 

"Dengue atau demam berdarah itu bisa berdampak fatal tidak hanya pada anak-anak, tapi juga orang dewasa," papar Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Suzy Maria, SpPD.

Dia melanjutkan, "Banyak yang mengira demam berdarah hanya berbahaya pada anak-anak, padahal orang dewasa juga berisiko mengalami infeksi parah, terutama pada mereka yang memiliki komorbid seperti diabetes, hipertensi, gangguan imun, penyakit jantung, dan penyakit ginjal." 

Pada kelompok tersebut, kata dr Suzy, DBD dapat berkembang lebih cepat menjadi dengue berat yang berisiko menyebabkan kegagalan organ. 

Selain itu, masih banyak orang salah mengerti bahwa kalau sudah kena DBD, maka tubuh akan kebal. Pendapat seperti ini salah besar, karena individu bisa terinfeksi dengue lebih dari sekali. Bahkan, infeksi berikutnya berisiko lebih parah. 

"Sistem imun yang sudah pernah terpapar virus dapat bereaksi lebih kuat terhadap infeksi berikutnya, dan ini meningkatkan risiko komplikasi serius seperti perdarahan hebat atau syok dengue," kata dr Suzy. 

Demikian pembahasan mengenai kasus demam berdarah yang terjadi di Indonesia. Semoga informasi ini menjadi perhatian agar kita dapat mencegah penyakit ini bersama-sama. 

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut