Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dokter Sarankan Segera ke IGD jika Nyeri Dada Disertai 3 Gejala Ini
Advertisement . Scroll to see content

4 Lokasi Nyeri Dada dan Artinya, Nomor 1 Bisa Jadi Tanda Serangan Jantung

Selasa, 08 September 2026 - 06:01:00 WIB
4 Lokasi Nyeri Dada dan Artinya, Nomor 1 Bisa Jadi Tanda Serangan Jantung
Pemetaan lokasi nyeri dada dapat menjadi panduan awal untuk mengenali kondisi yang perlu diwaspadai. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Nyeri dada sering membuat seseorang panik karena identik dengan serangan jantung. Namun, rasa sakit di area dada tidak selalu disebabkan oleh gangguan jantung karena lokasi dan karakter nyeri dapat memberikan petunjuk mengenai masalah kesehatan yang mungkin terjadi.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Ginjal dan Hipertensi, dr. Decsa Medika Hertanto, menjelaskan pemetaan lokasi nyeri dada dapat menjadi panduan awal untuk mengenali kondisi yang perlu diwaspadai.

"Nyeri dada itu nggak semua sama, dan lokasinya ternyata bisa kasih petunjuk penting. Kita bedah singkat yuk," ujar dr Decsa, dikutip Senin (7/9/2026).

Berikut empat lokasi nyeri dada yang perlu diperhatikan:

1. Nyeri di Tengah Dada

Nyeri yang terasa di bagian tengah dada menjadi salah satu kondisi yang harus mendapat perhatian serius. Sensasinya dapat berupa dada seperti tertindih atau diremas dan berpotensi menjalar ke bagian tubuh lain.

"Jadi, jika kalian ada nyeri dada dirasakan di tengah dada kayak ditindih gitu, atau diremas, apalagi menjalar ke lengan kiri, rahang, atau nembus ke punggung belakang, ini yang wajib kalian waspadai. Ini merupakan tanda klasik serangan jantung," katanya.

Kondisi tersebut perlu segera mendapat penanganan medis, terutama jika nyeri muncul secara mendadak dan disertai gejala lain seperti sesak napas atau keringat dingin.

2. Nyeri Ulu Hati Menjalar ke Dada

Nyeri yang bermula dari ulu hati kemudian terasa naik ke bagian dada dapat berkaitan dengan gangguan asam lambung atau GERD. Rasa sakit biasanya digambarkan seperti panas atau terbakar.

"Lalu yang kedua, jika ada nyeri dada lokasinya di ulu hati yang naik ke dada, rasanya panas kayak terbakar, ini kemungkinan juga suatu GERD atau asam lambung naik. Apalagi habis makan atau pas berbaring," ujar dr. Decsa.

Keluhan seperti ini perlu dibedakan dari nyeri akibat gangguan jantung karena sejumlah gejalanya dapat terasa mirip.

3. Nyeri Dada Sebelah Kanan

Nyeri yang terpusat di sisi kanan dada lebih sering dikaitkan dengan masalah pada jaringan otot atau organ paru-paru sebelah kanan. Karakter nyeri dan gejala lain yang menyertainya tetap perlu diperhatikan.

"Nah, jika didapatkan nyeri dada di kanan, ini lebih sering karena otot atau gangguan di paru kanan," ujar dia.

Pemeriksaan dokter diperlukan untuk memastikan penyebab nyeri, terutama jika keluhan terus berulang atau disertai gangguan pernapasan.

4. Nyeri Menyebar dan Makin Sakit Saat Tarik Napas

Nyeri yang menyebar di area dada dan semakin terasa ketika menarik napas dalam dapat menjadi petunjuk adanya masalah pada paru-paru, termasuk peradangan pada selaput paru atau pleuritis.

"Jika ada nyeri dada menyebar ke seluruh dada dan makin parah kalau ditarik nafas dalam, bisa jadi tanda masalah di paru-paru kayak radang selaput paru," ujar dr. Decsa.

Meski lokasi dan karakter nyeri dapat menjadi petunjuk awal, masyarakat tidak dianjurkan melakukan diagnosis sendiri. Pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk mengetahui penyebab sebenarnya.

"Tapi ingat, ini cuma pola umum, bukan cara diagnosis pasti sendiri. Namun wajib kalian cermati khususnya nomor satu. Jadi kalau nyerinya tiba-tiba, disertai sesak, keringat dingin, atau nembus ke lengan atau nembus ke punggung, jangan nembak-nembak, langsung ke IGD," ujar dia.

Sebab itu, nyeri dada yang muncul mendadak, terutama di tengah dada dan disertai sesak, keringat dingin, atau nyeri yang menjalar ke lengan maupun punggung, perlu segera mendapat pertolongan di IGD.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut