4 Tanda Tubuh Kekurangan Serat, Selain Sembelit Ada Risiko Lebih Berbahaya
JAKARTA, iNews.id – Serat merupakan nutrisi penting yang berperan besar dalam menjaga kesehatan pencernaan, kestabilan energi, hingga pengendalian gula darah. Sayangnya, masih banyak orang yang belum memenuhi kebutuhan serat harian dari pola makan sehari-hari.
Serat umumnya ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan. Ketika asupannya kurang, tubuh akan memberikan sejumlah sinyal peringatan. Tidak hanya sembelit, ada dampak lain yang dinilai jauh lebih berbahaya jika dibiarkan dalam jangka panjang.
Berikut empat tanda tubuh kekurangan serat yang perlu diwaspadai:
1. Sembelit atau Pergerakan Usus Tidak Teratur
Sembelit menjadi tanda paling umum saat tubuh kekurangan serat. Serat berfungsi menambah volume dan kelembapan tinja sehingga membantu pergerakan usus lebih lancar.
Jika asupan serat minim, seseorang bisa mengalami susah buang air besar, harus mengejan, atau merasa perut tetap begah meski sudah ke toilet. Kondisi perut kembung dan tidak nyaman setelah makan juga kerap menjadi sinyal awal gangguan pencernaan akibat kurang serat.
2. Cepat Merasa Lapar Setelah Makan
Serat membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bisa bertahan lebih lama. Ketika tubuh kekurangan serat, makanan akan lebih cepat dicerna dan rasa lapar datang kembali dalam waktu singkat.