Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pencarian 5 Jurnalis Hilang kontak, Tim SAR Kejar Harapan di Tengah Abu Vulkanik Anak Krakatau
Advertisement . Scroll to see content

Abu Vulkanik Bisa Sebabkan Kanker? Ini Faktanya!

Rabu, 09 September 2026 - 15:39:00 WIB
Abu Vulkanik Bisa Sebabkan Kanker? Ini Faktanya!
Ilustrasi pasien kanker. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) yang berada di bawah WHO telah mengklasifikasikan crystalline silica dalam bentuk quartz atau cristobalite yang terhirup dari sumber pekerjaan sebagai karsinogen bagi manusia atau Group 1.

IARC menyatakan terdapat bukti yang cukup bahwa paparan debu crystalline silica dapat menyebabkan kanker paru. 

CDC melalui National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) juga menyebut paparan berlebihan terhadap respirable crystalline silica dapat menyebabkan silikosis dan penyakit serius lainnya, termasuk kanker paru. 

Namun, terdapat catatan penting. Bukti mengenai peningkatan risiko kanker tersebut terutama berasal dari paparan silika kristalin dalam jumlah tinggi dan berlangsung lama, termasuk pada lingkungan kerja seperti pertambangan, pemotongan batu, konstruksi, dan aktivitas industri lainnya.

ATSDR atau CDC menjelaskan bahwa penelitian pada pekerja menunjukkan inhalasi crystalline silica dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker paru. Sementara itu, kadar partikel silika yang biasanya ditemukan pada lingkungan masyarakat umum jauh lebih rendah dibandingkan paparan dalam lingkungan kerja berisiko tinggi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut