Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Metro Bongkar Lab Tembakau Sintetis di Gambir Jakpus, Pelaku Jualan di Medsos
Advertisement . Scroll to see content

Akademisi Lakukan Penelitian Ilmiah untuk Kurangi Kebiasaan Merokok

Kamis, 12 November 2020 - 10:58:00 WIB
Akademisi Lakukan Penelitian Ilmiah untuk Kurangi Kebiasaan Merokok
Penelitian untuk mengurangi kebiasaan merokok (Foto: bustle)
Advertisement . Scroll to see content

Amaliya mengungkapkan, Universitas Padjadjaran (Unpad) telah menjalin kerja sama dengan The Center of Excellence for the Acceleration of Harm Reduction (CoEHAR) Universitas Catania, Italia. CoeHAR merupakan Pusat Penelitian antar departemen, yang didirikan dengan tujuan mempelajari efek dan kerusakan, juga dampak buruk kesehatan akibat asap rokok.

Khususnya pengembangan strategi dalam membatasi serta mengurangi risiko akibat asap rokok melalui pemanfaatan inovasi dan teknologi baru.

“Hasil kajian ilmiah Unpad dan Universitas Catania diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat, baik itu kepada publik, pemangku kepentingan, dan pemerintah mengenai produk tembakau alternatif ini. Jadi apa pun fakta atau hasil penelitian yang didapatkan akan kami sampaikan, publikasikan dan informasikan ke pemerintah sehingga ada dasar untuk menyusun regulasi. Kami berharap kajian kami dapat dijadikan pertimbangan sebagai acuan informasi yang akurat,” ujar Amaliya.

Sementara itu, Kepala Kantor Internasional Unpad, dr. Ronny Lesmana mengatakan, Unpad sebagai World Class University (WCU) bekerja sama dengan berbagai universitas luar negeri, khususnya kerja sama di bidang penelitian agar semakin mendorong Unpad menjadi Research University.

Tidak hanya sebatas melakukan kolaborasi penelitian, Unpad dan Universitas Catania bekerja sama dalam aspek akademik, pertukaran pelajar, hingga penyediaan fasilitas laboratorium melalui mesin berteknologi mutakhir sebagai penunjang riset.

Ketua PUIIPK Unpad Irma Melyani Puspitasari menambahkan, secara khusus, kolaborasi ini melibatkan Laboratorium Sentral dan Pusat Studi di Unpad, yakni Pusat Unggulan Iptek Inovasi Pelayanan Kefarmasian Universitas Padjajaran (PUIIPK Unpad).

“Kami berharap studi tentang profil risiko produk tembakau alternatif ini dapat menjadi pembuktian ilmiah dalam memahami potensi manfaat dan profil risikonya. Agar produk tembakau alternatif dapat dilihat secara holistik, kita perlu mendorong terwujudnya lebih banyak riset klinis yang melibatkan pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat. Semua ini harus dilakukan demi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat," kata Ketua PUIIPK Unpad Irma Melyani Puspitasari.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut