Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Cuma Perokok Aktif, Dokter Ungkap 5 Kelompok Ini Berisiko Kena Kanker Paru
Advertisement . Scroll to see content

Anak-Anak Penyintas Kanker Butuh Teman Bermain dan Ruang untuk Bahagia, Ini Alasannya

Jumat, 04 September 2026 - 11:48:00 WIB
Anak-Anak Penyintas Kanker Butuh Teman Bermain dan Ruang untuk Bahagia, Ini Alasannya
Ilustrasi anak-anak penyintas kanker beraktivitas. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Bagi brand yang tumbuh di tengah social commerce, hubungan dengan masyarakat memang tidak lagi hanya berlangsung ketika seseorang melihat konten atau membeli produk. Interaksi dapat berkembang menjadi pengalaman bersama yang terjadi di luar layar.

Dalam kegiatan bersama anak-anak penyintas kanker tersebut, produk maupun hadiah bukan ditempatkan sebagai pusat kegiatan. Kebersamaan justru menjadi pengalaman utama yang ingin dibangun.

Cara tersebut juga membuat dokumentasi kegiatan diarahkan pada pengalaman peserta, bukan mengekspos kondisi kesehatan mereka. Anak-anak tetap ditampilkan melalui aktivitas dan interaksi yang mereka jalani sehingga identitas sebagai penyintas kanker tidak menjadi satu-satunya cerita tentang diri mereka.

Anak Tetap Berhak Menikmati Masa Kecil

Pada akhirnya, kebutuhan anak penyintas kanker tidak berhenti pada perawatan dan dukungan selama menjalani masa sulit. Mereka juga membutuhkan lingkungan yang memungkinkan mereka tetap tumbuh, berinteraksi, dan menikmati berbagai pengalaman masa kanak-kanak.

Bermain bersama teman, membuat sesuatu dengan tangan sendiri, tertawa, bercerita, atau sekadar menghabiskan waktu dalam suasana menyenangkan bisa menjadi pengalaman sederhana yang memiliki arti.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut