Anak-Anak Penyintas Kanker Butuh Teman Bermain dan Ruang untuk Bahagia, Ini Alasannya
Karena itu, melihat anak penyintas kanker tidak semata-mata dari penyakitnya menjadi bagian penting dalam membangun interaksi yang lebih manusiawi.
Ekma menyebut aktivitas semacam ini akan terus dikembangkan melalui pendekatan berbasis komunitas dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
"Kami ingin dikenal bukan hanya dari apa yang kami jual, tetapi juga dari bagaimana kami memperlakukan orang-orang yang kami temui sepanjang perjalanan brand ini," kata Ekma.
Bagi anak-anak penyintas kanker, pada akhirnya yang dibutuhkan bukan selalu perlakuan khusus. Ada kalanya mereka hanya membutuhkan sesuatu yang sangat sederhana, yaitu teman untuk bermain, seseorang yang mau mendengar, dan ruang untuk menikmati hari tanpa harus terus dilihat dari penyakit yang pernah mereka lalui.
Editor: Muhammad Sukardi