Apa itu Alprazolam, Obat Penenang yang Ikut Disita Polisi dari Revaldo Fifaldi?
Alprazolam memang dapat digunakan sebagai bagian dari terapi medis, tetapi obat ini memiliki risiko penyalahgunaan, ketergantungan, dan kecanduan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memberikan peringatan khusus untuk seluruh obat golongan benzodiazepin mengenai risiko penyalahgunaan, penggunaan yang tidak tepat, kecanduan, ketergantungan fisik, serta gejala putus obat.
Ketergantungan bahkan dapat terjadi pada penggunaan yang sesuai resep. Karena itu, seseorang yang telah menggunakan benzodiazepin secara rutin tidak dianjurkan menghentikan obat secara tiba-tiba tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Penghentian mendadak atau penurunan dosis terlalu cepat dapat memicu gejala putus obat dan dalam kondisi tertentu dapat menyebabkan kejang yang mengancam jiwa.
Sebagai obat yang bekerja pada sistem saraf pusat, alprazolam dapat menimbulkan efek sedatif. Pengguna dapat mengalami kantuk dan penurunan kewaspadaan sehingga penggunaannya harus mengikuti petunjuk tenaga medis.