Apa Itu Haemolytic Anaemia, Penyakit Raja Norwegia Harald V sebelum Wafat?
Pada kasus ringan, seseorang bahkan bisa tidak mengalami gejala yang berarti. Namun, anemia hemolitik yang berat dapat menjadi kondisi serius dan membutuhkan penanganan medis.
Diagnosis tidak bisa dilakukan hanya berdasarkan gejala. Dokter biasanya melakukan pemeriksaan fisik dan sejumlah tes darah untuk mengetahui apakah sel darah merah mengalami penghancuran berlebihan.
NHLBI menyebut pemeriksaan dapat mencakup tes darah dan, tergantung kasusnya, pemeriksaan urine, sumsum tulang, maupun tes genetik.
Dokter juga dapat melihat sejumlah penanda laboratorium yang menunjukkan terjadinya hemolisis, seperti kadar bilirubin, lactate dehydrogenase (LDH), haptoglobin, serta melakukan direct Coombs test untuk mengetahui apakah terdapat antibodi yang menempel pada sel darah merah.
Bisa. Penanganannya bergantung pada penyebab dan tingkat keparahan penyakit.
Pada kasus tertentu, pasien mungkin hanya membutuhkan pemantauan. Namun, kasus yang lebih berat dapat membutuhkan transfusi darah, obat-obatan, terapi yang menekan respons sistem kekebalan, hingga operasi pengangkatan limpa atau transplantasi pada kondisi tertentu.