5 Bahaya Kelebihan Vitamin A, Mesti Waspada!
Disampaikan dr. Dyah Novita Anggraini, pusing dan vertigo adalah tanda bahwa tubuh kamu keracunan vitamin A.
Gejala hipervitaminosis A bisa dialami segala usia. Tetapi, reaksi keracunannya biasanya lebih cepat dialami oleh bayi dan anak-anak. Ini bisa terjadi ketika mengonsumsi tambahan asupan vitamin A berbentuk suplemen.
Padahal, ada banyak makanan yang mengandung vitamin A di menu harian yang bisa membantu penuhi kebutuhanmu, seperti wortel, bayam, tomat, daging, ikan, telur, dan produk olahan susu.
Mual dan Muntah
Bahaya kelebihan mengonsumsi vitamin A berikutnya adalah memicu mual dan muntah. Gejala ini juga timbul sebagai akibat dari meningkatnya tekanan di dalam rongga kepala.
Karena itu, jika mengalami gejala mual dan muntah, coba kurangi perlahan asupan vitamin A kamu, ya!
Diare
Diare adalah kondisi sering buang air besar (BAB) dengan tekstur tinja encer atau berair. Kondisi ini bisa terjadi ketika kamu mengalami hipervitaminosis A.
Biasanya, diare disertai dengan gejala sakit perut. Nah, gangguan pencernaan ini juga terjadi akibat kadar vitamin A berlebih yang turut meningkatkan tekanan rongga kepala.
Gangguan Penglihatan
Vitamin A bermanfaat untuk mendukung kemampuan penglihatan. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, vitamin ini justru bisa menyebabkan gangguan penglihatan berupa diplopia.
Diplopia alias penglihatan ganda adalah gangguan yang membuatmu melihat dua gambar dari satu objek yang sama. Kedua gambar dapat terlihat berdampingan, tumpang tindih, terpisah, maupun miring.
Kondisi ini bisa mengganggu keseimbangan, gerakan, maupun kemampuan penglihatan kamu, lho.
Diplopia terjadi karena vitamin A berlebih meningkatkan tekanan di rongga kepala.
Kulit Kering
Menurut studi yang dimuat International Archives of Allergy and Immunology, vitamin A berperan dalam pembentukan dan perbaikan sel-sel kulit. Vitamin ini juga bertugas melawan peradangan akibat masalah kulit tertentu.
Manfaat tersebut bisa diperoleh jika kamu memenuhi asupan harian vitamin A dalam jumlah cukup.
Sebaliknya, jika kamu mengonsumsi vitamin A terlalu banyak, hal ini justru bisa menyebabkan gangguan kulit. Keluhan yang terjadi dapat berupa kulit kering, kasar, dan mudah mengelupas.
Tidak hanya itu, overdosis vitamin A juga bisa menyebabkan pruritus, yaitu rasa gatal yang membuat kamu ingin terus menggaruk kulit.
Dampak buruk vitamin A tersebut terjadi jika kamu berlebihan menggunakan retinoid. Ini adalah kelompok turunan vitamin A yang dioleskan untuk merawat kulit dan mencegah penuaan.
Bahan kimia itu diyakini dapat meningkatkan pergantian sel kulit, menyamarkan kerutan, serta meningkatkan elastisitas kulit.
Karena itu, jika ingin memperoleh khasiat retinoid dan tidak ingin mengalami efek sampingnya, gunakan bahan ini secukupnya saja, ya.
Menghambat Pertumbuhan Anak
Vitamin A diperlukan untuk perkembangan tubuh manusia. Sayanya, vitamin ini bisa berdampak buruk pada pertumbuhan jika dikonsumsi berlebihan.
Bahaya kelebihan vitamin A bisa menghambat tumbuh kembang anak. Pastikan bahwa dosis harian vitamin A untuk anak sesuai dengan kebutuhannya. Tidak berlebihan, apalagi kekurangan.
Kekurangan vitamin A pada anak juga berisiko menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.
Baca juga:
https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3622954/konsumsi-vitamin-c-setiap-hari-apakah-berbahaya
Risiko kelebihan vitamin A ini memang bisa terjadi pada siapa saja. Namun, ibu hamil harus lebih waspada terhadap risiko ini. Pasalnya, ibu hamil yang kelebihan vitamin A dapat menyebabkan gangguan perkembangan janin.
Vitamin A hanya bisa memberikan manfaat apabila dikonsumsi dalam jumlah cukup. Jika kelebihan vitamin A, tubuh kamu malah bisa mengalami kondisi-kondisi di atas.
Kamu tentu tidak ingin demikian, bukan? Jika ya, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter apabila hendak mengonsumsi suplemen vitamin A. Soalnya, suplemen biasanya hanya direkomendasikan untuk penderita kekurangan gizi.
Punya pertanyaan atau ingin tanya lebih lanjut seputar manfaat vitamin bagi tubuh? Kamu bisa berkonsultasi melalui tanya dokter di LiveChat 24 jam. Dapatkan juga informasi kesehatan terkini di aplikasi KlikDokter.
(NB/NM)
Referensi:
Kemenkes RI. Diakses 2022. Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia.
MSD Manual. Diakses 2022. Vitamin A Toxicity.
StatPearls. Diakses 2022. Vitamin A Toxicity.
International Archives of Allergy and Immunology. Diakses 2022. Immunomodulation in Patients with Chronic Hand Eczema Treated with Oral Alitretinoin.
Ditinjau oleh dr. Dyah Novita Anggraini
--
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK532916/
https://www.healthline.com/health/hypervitaminosis-a#symptoms
https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/138621/permenkes-no-28-tahun-2019
Editor: Dyah Ayu Pamela