Benarkah LASIK Aman? Dokter Mata Jelaskan Fakta dan Risikonya!
Menurutnya, keamanan LASIK tidak hanya ditentukan teknologi yang digunakan, tetapi juga proses seleksi pasien sebelum tindakan dilakukan. Tidak semua orang dapat langsung menjalani prosedur ini.
"Yang terpenting adalah memastikan pasien memahami manfaat, proses, kriteria, serta potensi efek sampingnya melalui konsultasi dan pemeriksaan menyeluruh terlebih dahulu," katanya.
Perlu diketahui, LASIK bekerja dengan menggunakan sinar laser untuk membentuk ulang kornea agar cahaya dapat difokuskan secara tepat ke retina. Prosedur ini dapat digunakan untuk mengoreksi berbagai kelainan refraksi, seperti rabun jauh (miopia), rabun dekat (hiperopia), dan mata silinder (astigmatisme).
Meski dikenal memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi, pasien tetap perlu memahami bahwa setiap tindakan medis memiliki risiko. Beberapa efek samping yang dapat muncul setelah LASIK antara lain:
- Mata kering sementara
- Silau saat melihat cahaya terang pada malam hari
- Penglihatan membutuhkan waktu untuk beradaptasi selama masa pemulihan