Benarkah Sendok Beku Ampuh Atasi Migrain? Ini Penjelasan Dokter
JAKARTA, iNews.id - Sendok beku kerap menjadi salah satu cara sederhana yang dipercaya masyarakat membantu meredakan migrain atau sakit kepala sebelah. Meski terdengar sepele, metode ini ternyata memiliki penjelasan ilmiah, namun penggunaannya tetap harus dilakukan dengan cara yang tepat.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan menjelaskan, sensasi dingin dari sendok beku yang ditempelkan di bagian belakang leher dapat membantu mengurangi nyeri migrain. Efek tersebut terjadi karena suhu dingin mampu memengaruhi pembuluh darah dan sistem saraf yang berkaitan dengan rasa sakit.
"Katanya sendok beku bisa redain migren? Bisa sih, tapi ada yang sering lewat. Di videonya, sendok beku ditempelin di belakang leher buat ngecilin pembuluh darah yang bikin nyeri kepala," kata dr Cecep, dikutip Senin (13/7/2026).
Meski demikian, dia mengingatkan masyarakat untuk memahami tiga hal penting sebelum mencoba cara tersebut. Menurutnya, manfaat utama terapi dingin bukan hanya karena mengecilkan pembuluh darah, tetapi juga karena mampu memperlambat hantaran sinyal nyeri pada saraf.
"Nah, dinginnya emang bisa bantu, ada jurnalnya. Tapi, ada tiga hal yang perlu kita tahu biar makin paham. Pertama, dingin ini ternyata nurunin nyeri dengan bikin hantaran sinyal di saraf jadi lebih lambat. Makanya sakitnya berasa mereda," ujarnya.
Poin kedua, hingga kini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan menempelkan sendok beku di belakang leher lebih efektif dibandingkan di dahi atau langsung pada titik yang terasa paling nyeri.
Selain itu, dr Cecep mengingatkan agar sendok beku tidak ditempelkan langsung ke kulit. Sebaiknya, sendok dilapisi kain tipis terlebih dahulu untuk menghindari iritasi atau kulit mengalami shock akibat suhu yang terlalu dingin.
"Kedua, naruh di belakang leher itu belum ada bukti lebih manjur dibanding di dahi atau langsung di titik yang paling sakit. Ketiga, sendok beku ditempel langsung gini sebaiknya dilapisin dulu biar kulitnya nggak kaget," katanya.
Dia menambahkan, jika ingin memanfaatkan terapi dingin untuk membantu meredakan migrain, kompres dingin menggunakan sendok beku maupun es batu lebih baik ditempelkan langsung pada area yang terasa nyeri. Cara tersebut dinilai lebih optimal dalam membantu mengurangi rasa sakit.
Adapun durasi penggunaan kompres dingin disarankan tidak lebih dari 15 hingga 20 menit dalam sekali pemakaian. Jika keluhan migrain sering berulang, semakin berat, atau disertai gejala lain seperti gangguan penglihatan, kelemahan anggota tubuh, atau muntah hebat, penderita dianjurkan segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Editor: Dani M Dahwilani