Berhubungan Badan saat Haid Berakibat Fatal, Dr Boyke: Bisa Tertular HIV dan Infeksi Kelamin

Novie Fauziah · Jumat, 17 September 2021 - 06:32:00 WIB
Berhubungan Badan saat Haid Berakibat Fatal, Dr Boyke: Bisa Tertular HIV dan Infeksi Kelamin
Dokter Boyke menjelaskan bahaya berhubungan badan saat Haid. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Dugaan kekerasan seksual yang dialami oleh Mansyardin Malik kepada istri sirinya Marlina Octoria, yakni berhubungan anal seks dan berhubungan intim saat sedang haid dinilai sangat berbahaya. Pakar Seksologi, dr Boyke Dian Nugraha bahkan mengatakan aktivitas seks yang menyimpang itu berakibat fatal pada kesehatan.

Menurut dr Boyke melakukan anal seks dan berhubungan saat haid akan berakibat fatal pada kesehatan, baik dari pihak laki-laki maupun perempuan. Ketika seseorang melakukan anal seks, atau berhubungan seks melalui belakang, kata dr Boyke nantinya akan membuat lubang anus menjadi robek atau rusak.

"Karena pembuluh darah di situ (anus) banyak, dan menularkan berbagai penyakit seperti Hepatitis C, HIV bahkan penyakit-penyakit lainnya," terang dr Boyke saat menjadi bintang tamu di acara Hotman Paris Show, iNews Tv, Kamis (16/9/2021).

Dr Boyke menuturkan, dari penelitian perempuan dan laki-laki, lalu yang laki-laki berhubungan dengan laki-laki (gay) itu akan sangat mudah tertular HIV. Hal ini karena dinding vagina lebih tebal, daripada dinding anus.

Begitu juga bahaya ketika berhubungan seks saat wanita atau istri sedang haid atau menstruasi. Risikonya bermacam-macam yang akan terjadi. "Pertama infeksi kelamin," ujarnya.

Dokter Boyke menjelaskan, saat wanita sedang menstruasi maka keadaan vagina akan lebih asam, sehingga semua virus dan kuman. "Virusnya menjadi bertambah," katanya.

Dia melanjutkan bahwa berhubungan seksual saat si perempuan sedang haid juga membahayakan karena area vagina sedang bertumpuk virus, sehingga sperma yang masuk membawa virus menyentuh sel telur.

"Yang harus diperhatikan itu bahaya-bahaya medis, jangan mau enaknya saja," ujar dr Boyke.

Editor : Elvira Anna

Bagikan Artikel: