Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Dengue Tembus 30,4 Ribu, Kemenkes Angkat Suara!
Advertisement . Scroll to see content

Bunda, Kenali Beda Gejala Demam Dengue dan DBD

Minggu, 28 Juni 2020 - 06:23:00 WIB
Bunda, Kenali Beda Gejala Demam Dengue dan DBD
Segera cek ke dokter jika anak mengalami demam yang tidak kunjung turun. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Indonesia tidak hanya dilanda pandemi Covid-19. Masyarakat juga harus waspada dengan adanya demam dengue dan demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan virus dengue, serta ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Namun, keduanya memiliki perbedaan gejala awal. Salah satunya demam, menurut dr. Vito Anggarino Damay Sp. JP (K) belum lama ini.

Laman Mayo Clinic mencatat, DBD merupakan kondisi demam dengue yang lebih parah. Gejala umum demam dengue antara lain diawali demam tinggi (di atas 40 derajat Celsius) selama empat hingga tujuh hari setelah digigit nyamuk, sakit kepala hebat, nyeri otot dan sendi, mual serta muntah.

"Sakit kepala sekali sampai sakit pada bagian belakang mata. Nyeri otot dan sendi parah, mual dan muntah," kata Vito.

Tanda berwarna merah biasanya baru muncul di seluruh tubuh tiga sampai empat hari setelah demam, kemudian berkurang setelah satu hingga dua hari.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut