Dampak Gluten Berlebih Mirip Gula, Batasi Konsumsi demi Cegah Penyakit Kronis
JAKARTA, iNews.id - Konsumsi makanan mengandung gluten seperti roti, mi, pasta, dan berbagai olahan tepung gandum sudah menjadi bagian dari pola makan masyarakat. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang, gluten disebut dapat memberikan dampak yang mirip dengan gula terhadap kesehatan tubuh.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi, mengungkapkan paparan gluten berlebih memiliki kaitan erat dengan meningkatnya risiko inflamasi kronis. Kondisi tersebut dapat menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit kronis di kemudian hari.
"Gini, kebanyakan gluten di dalam tubuh itu ternyata sangat erat dengan kaitannya seperti kebanyakan gula di dalam tubuh. Jadi impact-nya bisa mengganggu sistem inflamasi kronis di masa yang akan datang," kata dr Tirta dalam unggahan video di channel YouTube miliknya, dikutip Minggu (26/7/2026).
Menurut dia, hubungan antara konsumsi gluten berlebih dan risiko penyakit kronis telah diteliti melalui berbagai riset ilmiah. Mulanya temuan tersebut berasal dari studi kohort, kemudian diperkuat melalui meta-analisis.
"Dan itu penelitiannya kohort dulu kalau enggak salah. Terus akhirnya diteliti lagi lewat meta-analisis, ternyata tegak. Bahwa semakin banyak paparan gluten dan gula yang dimakan oleh tubuh manusia dalam jumlah berlebih bertahun-tahun belasan tahun, itu ternyata meningkatkan risiko penyakit-penyakit kronikal. Makanya buat orang-orang dibatasilah si gluten-gluten ini," ujarnya.