Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Azia Ngaku Kabur, dari Bahasa India sampai Cincin Mahal Ikut Dibahas!
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Konsumsi Gula Secara Berlebihan, Memicu Timbulnya Jerawat!

Kamis, 09 Januari 2025 - 22:37:00 WIB
Dampak Konsumsi Gula Secara Berlebihan, Memicu Timbulnya Jerawat!
Dokter Sonia Wibisono membeberkan dampak negatif mengonsumsi gula berlebihan. (Foto: Yava Bali)
Advertisement . Scroll to see content

Waspada Gula Tersembunyi

Perlu diketahui, mengonsumsi gula reguler dengan indeks glikemik tinggi bisa mempercepat penuaan dini. Maka dari itu, penting sekali untuk mencari alternatif gula reguler tersebut. 

Anda bisa mulai beralih ke gula ramah. Gula Ramah adalah gula yang terbuat dari bahan-bahan alami dan memiliki indeks glikemik yang rendah, seperti gula lontar, gula aren, gula kelapa, dan kurma. Gula-gula tersebut pastinya sudah terjamin aman dikonsumsi dan lebih sehat untuk tubuh.

Anda perlu berhati-hati terhadap gula tersembunyi yang terkandung di dalam minuman dan makanan yang kita konsumsi. Apa sih gula-gula tersembunyi itu? 

Contoh gula tersembunyi seperti minuman yang dibeli di coffee shop. Hampir semuanya tidak mencantumkan seberapa banyak kandungan gula di setiap gelasnya. 

Selain itu makanan seperti kue dan es krim dengan manis yang berlebih juga kebanyakan tidak menyantumkan seberapa besar kandungan gulanya. Kalau kebablasan, bisa memicu penyakit berbahaya seperti diabetes melitus. 

Tips Mengurangi Konsumsi Gula Berlebih untuk Menjaga Kesehatan

Simak beberapa tips mengurangi konsumsi gula berlebih untuk menjaga kesehatan menurut dr Sonia Wibisono: 

  • Batasi konsumsi makanan atau minuman manis, termasuk yang mengandung gula tersembunyi.
  • Perbanyak makan makanan kaya serat, seperti buah, sayur, dan granola.
  • Rutin membaca label makanan untuk mengenali kandungan gula.
  • Pilih gula yang lebih ramah terhadap kesehatan, seperti Gula Lontar.

Untuk informasi serupa mengenai artikel ini, Anda bisa langsung tonton video yang ada di Channel Youtube Yava Bali, ya!

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut