Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenkes Didesak agar Merespons Aksi Bigmo Diduga Ajak Anak-Anak Promosikan Vape
Advertisement . Scroll to see content

Dokter Murka Lihat Bigmo Diduga Ajak Anak-Anak Promosikan Vape: Kesel Banget!

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:25:00 WIB
Dokter Murka Lihat Bigmo Diduga Ajak Anak-Anak Promosikan Vape: Kesel Banget!
Dokter marah besar dengan aksi Bigmo diduga mengajak anak-anak mempromosikan vape. (Foto: Ilustrasi/Feepik)
Advertisement . Scroll to see content

Ia menegaskan dampak tersebut bukan sekadar efek jangka pendek, tetapi dapat memengaruhi masa depan anak.

"Bayangin, bisa ngaruh ke otak, taruhannya masa depan anaknya," ujar dr Adam.

Selain berdampak pada otak, dr Adam juga mengingatkan bahwa cairan vape mengandung sejumlah zat berbahaya yang dapat merusak organ pernapasan.

Menurutnya, cairan vape mengandung formaldehid dan logam berat yang berpotensi merusak paru-paru serta meningkatkan risiko kanker.

"Cairan vape mengandung formaldehid dan logam berat, zat-zat yang bisa merusak paru-paru dan berpotensi menyebabkan kanker," paparnya.

Tak hanya itu, dr Adam menyoroti anggapan bahwa vape dapat menjadi alternatif yang lebih aman dibanding rokok konvensional. Menurutnya, berbagai penelitian justru menunjukkan sebaliknya pada kelompok usia anak dan remaja.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut