Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Duduk Terlalu Lama Bisa Picu Diabetes, Dokter Ingatkan Pekerja Kantoran Rajin Bergerak
Advertisement . Scroll to see content

Duduk Lama di Depan Komputer Bikin Betis Kaku hingga Nyeri Pinggang, Begini Cara Stretching yang Benar

Selasa, 04 Agustus 2026 - 21:26:00 WIB
Duduk Lama di Depan Komputer Bikin Betis Kaku hingga Nyeri Pinggang, Begini Cara Stretching yang Benar
Duduk berjam-jam di depan komputer ternyata dapat memicu berbagai keluhan pada tubuh, mulai dari betis kaku, paha tegang, hingga nyeri pinggang. (Foto: Mei Sada)
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu, dr. Andi juga membagikan teknik peregangan sederhana yang dapat dilakukan di sela-sela pekerjaan tanpa harus berdiri dari kursi.

Caranya dengan meluruskan kaki ke depan, mengarahkan ujung kaki ke atas, menjaga posisi tubuh tetap tegak, kemudian secara perlahan membungkukkan badan ke arah kaki hingga terasa tarikan pada otot betis dan paha belakang.

Menurutnya, kekakuan pada otot betis tidak boleh dianggap sepele karena dapat memengaruhi bagian tubuh lainnya. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat menjalar ke otot paha belakang (hamstring) hingga akhirnya memicu nyeri pada pinggang bawah.

“Sering banget lower back pain itu bisa disebabkan karena paha belakangnya kaku, betisnya kaku. Awalnya betisnya kaku, terus kemudian jadi paha belakang,” katanya.

Tak hanya otot betis dan hamstring, dr. Andi mengatakan otot panggul atau glute juga perlu rutin diregangkan agar tubuh tetap nyaman saat beraktivitas. Peregangan secara rutin membantu menjaga kelenturan otot dan sendi sehingga risiko pegal maupun cedera dapat diminimalkan.

“Stretching itu satu hal yang simpel tapi sebenarnya jarang banget kita lakuin. Padahal stretching bisa meregangkan sendi-sendi kita,” ujarnya.

Dia mengingatkan, stretching sebaiknya menjadi kebiasaan yang dilakukan secara rutin, baik sebelum maupun setelah beraktivitas. Dengan begitu, otot tetap lentur, tubuh lebih nyaman bergerak, serta risiko cedera dan nyeri akibat terlalu lama duduk dapat dikurangi.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut