Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Punya Riwayat Keguguran, Ini Olahraga Harus Dihindari Ibu Hamil
Advertisement . Scroll to see content

Hamil Lagi setelah Keguguran, Dokter Ingatkan 3 Tanda Bahaya Tak Boleh Diabaikan

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:15:00 WIB
Hamil Lagi setelah Keguguran, Dokter Ingatkan 3 Tanda Bahaya Tak Boleh Diabaikan
Ibu hamil yang memiliki riwayat keguguran perlu lebih waspada terhadap perubahan kondisi tubuh selama menjalani kehamilan berikutnya. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ibu hamil yang memiliki riwayat keguguran perlu lebih waspada terhadap perubahan kondisi tubuh selama menjalani kehamilan berikutnya. Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr Fajar Alam mengingatkan ada sejumlah tanda yang perlu segera dikonsultasikan kepada dokter.

Menurut dr Fajar, riwayat keguguran sebelumnya dapat meningkatkan risiko keguguran pada kehamilan berikutnya. Karena itu, ibu hamil perlu lebih berhati-hati dalam mengatur aktivitas dan memperhatikan kondisi tubuh.

"'Riwayat keguguran, terus olahraga apa yang tepat buat saya?' Jadi kalau ada ibu yang riwayat keguguran sebelumnya, ini menjadi wacana di hamil yang sekarang itu lebih hati-hati. Karena riwayat keguguran sebelumnya itu akan meningkatkan risiko keguguran di hamil berikutnya. Nah, itu suatu fakta data," ujar dr Fajar, dikutip Senin (24/8/2026).

Selain mengurangi aktivitas fisik, ibu hamil dengan riwayat keguguran juga dianjurkan tidak memaksakan diri hingga terlalu lelah. Aktivitas seperti bekerja di kantor dan pekerjaan rumah tangga sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan.

"Terus juga pastikan rutinitas lainnya seperti bekerja di kantor, itu juga buang kalori, itu aktivitas yang menguras tenaga juga itu juga dikurangi atau sebisa mungkin di tempat kerja itu jangan terlalu capek," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut