Hulk Hogan Meninggal akibat Henti Jantung, Kenali Gejalanya
The Sun melaporkan, satu studi menunjukkan bahwa sekitar 50 persen pasien henti jantung mengalami gejala sesak napas, nyeri dada, keringat dingin, atau bahkan gerakan seperti kejang sebelum kehilangan kesadaran.
Nah, ketika henti jantung terjadi, tubuh akan mengalami:
- Kolaps secara tiba-tiba dan kehilangan kesadaran
- Tidak bernapas atau hanya terengah-engah (agonal breath)
- Tidak ada denyut nadi
"Waktu kritis kondisi henti jantung adalah 5 menit pasca serangan terjadi, dan jika tidak ada penanganan medis yang diberikan, kemungkinan pasien akan mengalami kerusakan otak yang parah," ungkap Cleveland Clinic.
Menjadi catatan penting, lansia, orang dengan penyakit jantung, hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, obesitas, hingga perokok adalah kelompok paling mungkin mengalami henti jantung.
Jadi, itu dia penjelasan mengenai gejala henti jantung yang harus diwaspadai. Sekali lagi, tindakan seperti CPR atau defibrilasi cukup efektif mencegah kematian akibat henti jantung pada menit-menit awal setelah serangan muncul.
Editor: Muhammad Sukardi