Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Belum Ada Vaksin Virus Nipah, Ini Cara Mencegah Penyakitnya!
Advertisement . Scroll to see content

Ingin Bikin Masker Kain Sendiri? Simak Kriterianya agar Optimal Cegah Virus Corona

Minggu, 05 April 2020 - 13:41:00 WIB
Ingin Bikin Masker Kain Sendiri? Simak Kriterianya agar Optimal Cegah Virus Corona
Masker rumahan di Bojonegoro. (Foto: iNews.id/Desi)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Masker menjadi barang yang penting di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Di Indonesia, masker menjadi benda yang langka dan tak jarang dibanderol dengan harga tinggi, terutama untuk masker bedah dan N95.

Namun belum lama ini, pemerintah mengimbau masyarakat yang sehat untuk menggunakan masker kain demi mencegah virus corona. Penggunaan masker tersebut dilakukan di samping rutin mencuci tangan dengan sabun, menerapkan gaya hidup sehat, serta melakukan physical distancing atau jaga jarak.

Hal tersebut mengingat penyebaran atau penularan virus corona umumnya dari percikan batuk dan bersin atau droplet orang yang sudah terinfeksi.

“Tiga lapis pada masker kain akan meningkatkan efektivitas dalam mencegah virus,” kata Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (5/4/2020).

Dia menjelaskan, hasil penelitian membuktikan bahwa penggunaan masker kain dapat menangkal virus hingga 70 persen. Jika tidak bisa membelinya, masker kain dapat dibuat sendiri dengan kain yang bersih.

Namun, ada kriteria tertentu agar penggunaan masker kain untuk mencegah virus masuk ke hidung dan mulut Anda lebih optimal.

“Masker kain harus disesuaikan pada wajah, pakai ketika tangan dalam keadaan bersih, masker harus menutupi bagian hidung hingga dagu, dan tidak longgar,” kata dia.

Selain itu, jika Anda menggunakan masker kain, disarankan untuk rajin mencucinya dengan sabun. Apalagi jika kondisi masker kain tersebut sudah basah, harus diganti.

“Masyarakat juga disarankan untuk jaga jarak, menghindari keramaian. Kalau tidak ada kegiatan penting, sebaiknya tinggal di rumah,” katanya.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut