Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Liliana Tanoesoedibjo Apresiasi WBI Fashion Padel Nusantara: Ajang Luar Biasa!
Advertisement . Scroll to see content

Ini Alasan Orang Sakit Dilarang Keras Olahraga

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 05:45:00 WIB
Ini Alasan Orang Sakit Dilarang Keras Olahraga
Saat seseorang sedang sakit, sistem kekebalan tubuh berada dalam kondisi menurun dan tubuh mengalami tekanan akibat infeksi. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Banyak orang tetap memaksakan diri berolahraga saat sedang sakit dengan harapan tubuh akan lebih cepat pulih. Padahal, kebiasaan tersebut justru dapat memperburuk kondisi kesehatan karena tubuh membutuhkan energi untuk melawan infeksi, bukan untuk melakukan aktivitas fisik berat.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi, menjelaskan saat seseorang sedang sakit, sistem kekebalan tubuh berada dalam kondisi menurun dan tubuh mengalami tekanan akibat infeksi. Sebab itu, istirahat menjadi kunci utama agar proses pemulihan berjalan optimal.

"Itu fakta, ketika kita sakit imunitas kita itu lagi drop, dan tubuh kita lagi kena pressure atau stress. Sehingga tubuh tuh memerlukan energi tambahan untuk me-recover infeksi sistemik tersebut. Apalagi kalau penyakitnya tuh berat kayak DBD, demam tifoid, diare, keracunan," ujar dr Tirta dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, dikutip Jumat (7/8/2026).

Menurut dia, memaksakan olahraga saat tubuh sedang melawan infeksi justru akan menambah beban kerja organ-organ tubuh. Akibatnya, proses penyembuhan menjadi lebih lama dan risiko komplikasi meningkat.

"Kalau misalkan dia kena infeksi sistemik dan memaksakan untuk olahraga, itu bebannya tambah berat. Bisa kena di infeksinya lebih lama, atau bisa kena ke organ lainnya yang lebih parah," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut