Jadi Pendonor Ginjal, Ini 3 Hal Wajib Dijaga agar Tetap Sehat
3. Rutin melakukan check-up
Pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi hal penting bagi pendonor ginjal. Dengan pemeriksaan rutin, kondisi kesehatan dan fungsi ginjal dapat dipantau sehingga perubahan yang terjadi dapat diketahui lebih awal.
Prof Nur Rasyid mengatakan pendonor cenderung lebih memperhatikan kesehatan karena menyadari hanya memiliki satu ginjal. Menurut dia, kesadaran tersebut membuat pendonor lebih rutin melakukan pemeriksaan dan menjaga kondisi tubuh.
“Hasilnya ternyata yang jadi donor lebih sehat daripada masyarakat yang bukan donor. Kenapa? Karena yang jadi donor tahu bahwa ginjal tinggal satu, dia akan teratur check-up. Dia akan jaga,” ujarnya.
Secara medis, ginjal yang tersisa dapat beradaptasi setelah seseorang menjalani donor ginjal. Namun, pendonor tetap membutuhkan pemantauan kesehatan dan perlu menjaga berbagai faktor risiko agar fungsi ginjal tetap terjaga.
Dengan demikian, menjadi pendonor ginjal bukan berarti seseorang tidak dapat kembali menjalani kehidupan normal. Aktivitas tetap dapat dilakukan, tetapi menjaga berat badan, mencegah hipertensi dan melakukan check-up secara teratur menjadi bagian penting untuk mempertahankan kesehatan setelah donor.
Editor: Dani M Dahwilani