Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BPOM Raih Status WHO Listed Authority, Kini Sejajar dengan Regulator AS dan Inggris
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Asal Pakai, Ini 6 Cara Cek Skincare Aman untuk Kulit 

Selasa, 02 April 2024 - 06:59:00 WIB
Jangan Asal Pakai, Ini 6 Cara Cek Skincare Aman untuk Kulit 
Ilustrasi cara mengecek produk aman untuk kulit. (foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Produk perawatan kulit atau skincare merupakan salah satu kebutuhan yang menjadi bagian dari gaya hidup. Seiring dengan perkembangan zaman, berbagai jenis skincare lokal semakin berkembang, inovatif dan bervariasi untuk mengatasi berbagai masalah kulit, khususnya wajah. 

Bangga dengan produk lokal, tak berarti asal. Masyarakat tetap harus jeli dan bijak dalam memilih produk yang baik dan cocok untuk kulit. Salah satunya dengan memperhatikan bahan dan kandungannya, serta manfaatnya bagi kulit kita. 

Berkaca dari hal itulah MS Glow mengusung kampanye #AmanTerpercaya sejak awal 2024. Hal ini juga berangkat dari kepedulian atas derasnya arus informasi yang bisa membuat masyarakat bingung dan bimbang. 

Founder MS Glow Shandy Purnamasari juga mengingatkan bahwa tidak hanya halal dan bersertifikasi BPOM, seluruh produk untuk kecantikan harus dibuat dengan bahan yang berkualitas. Bahkan sebelum dipasarkan ke konsumen telah melalui beberapa proses verifikasi dan sertifikasi pengujian keamanan produk kosmetik yang meliputi uji klinis, uji keamanan, dan uji efektivitas produk yang ketat untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya. Setelah itu setiap produk dikemas dengan proses yang higienis.

"Kami menjunjung tinggi keamanan produk sehingga selalu mengimbau pelanggan untuk terus waspada dan berhati-hati ketika membeli produk kecantikan," kata Shandy Purnamasari. 

Ditambahkan Ahli Kulit dan Kecantikan, dr Naila Bilfaqih, Dipl. AAAM, hal terpenting dalam memilih skincare adalah paham terhadap dua hal, yakni jenis kulit serta kandungan di dalam produk yang akan digunakan. Tidak perlu terburu-buru apalagi termakan informasi yang simpang siur, atau memilih produk skincare hanya karena ikut-ikutan. 

“Jangan sampai saat mudik nanti malah terkena dampak buruk akibat menggunakan produk yang tidak terjamin, seperti iritasi, alergi, peradangan hingga merusak lapisan kulit secara permanen. Ingat salah memakai produk perawatan juga bisa meningkatkan risiko penyakit mematikan seperti auto imun dan kanker. Apabila ragu, sebaiknya konsultasikanlah kebutuhan skincare kepada ahlinya,” kata Naila.

Berikut beberapa langkah untuk memastikan skincare yang aman untuk kulit: 

1. Melakukan Survei Harga 

Harga produk yang terlalu rendah adalah salah satu ciri khas skincare palsu. Biasakan untuk mengecek harga produk standar di toko resmi sebelum membeli skincare. 

2. Mengecek Barcode

Beberapa produsen produk perawatan kulit saat ini sudah lazim menempatkan barcode dan kode unik yang dapat dipindai. Jika produknya asli, situs resmi brand akan menampilkan informasi lengkap terkait produk. 

3. Meneliti Kemasan, Tanggal Kadaluarsa dan Label Produk

Produk asli biasanya memiliki kemasan rapi dan kokoh, terutama produk premium. Mengetahui detail kemasan dari produk skincare yang kamu gunakan, penting untuk meningkatkan kewaspadaan. Lakukan cross check melalui foto yang ada di media sosial resmi. Produk palsu biasanya tidak memiliki keterangan kadaluarsa dan informasi tentang komposisi produk. Tanggal kadaluarsa ditentukan melalui serangkaian tes dan uji coba untuk mengukur keamanan dan ditetapkan saat pengembangan produk. Walau terlihat sederhana, tanggal kadaluarga menunjukkan kalau produsen serius dalam memahami kondisi mikrobiologi, kimia juga kualitas bahan baku serta proses produksi suatu produk. 

4. Mengecek Nomor BPOM 

Cobalah untuk mengecek nomor BPOM yang tertera di bagian belakang atau bawah kemasan. Biasanya, nomor BPOM terdiri dari dua huruf dan diikuti 11 angka. Masukkan nomor tersebut ke situs resmi BPOM di cekbpom.pom.go.id dan pastikan produk terdaftar dengan benar. Sebaiknya hindari produk yang tidak terdaftar di BPOM karena kandungan bahan dan dosisnya tidak terjamin aman, seperti merkuri dan hydroquinone berlebih yang berbahaya bagi kesehatan. Skincare yang memiliki bahan aktif dan telah teruji resmi oleh BPOM terjamin kualitas bahan, pembuatan dan keamanannya.

5. Memperhatikan Isi Produk 

Saat dibuka, produk skincare yang baik biasanya memiliki tekstur yang homogen, tidak menggumpal, lembut, mudah diserap kulit dan memiliki aroma lembut. Warna produk juga tampak rata, berbeda dengan produk palsu yang biasanya terlihat pecah-pecah dan tidak alami.

6. Melakukan Tes Reaksi Efek Produk 

Sebelum mengaplikasikan skincare, disarankan untuk melakukan tes di belakang telinga, untuk memeriksa reaksi tubuh  terhadap produk. Produk skincare palsu biasanya membuat kulit terasa panas, gatal, nyeri, hingga iritasi dan mengelupas. Efek samping akibat skincare palsu, harus segera ditangani oleh dokter kulit. Sementara itu, produk asli yang berkualitas umumnya sudah lolos uji klinis sehingga aman untuk digunakan. 

Editor: Elvira Anna

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut