Jangan Dianggap Sepele, Kurang Tidur Ternyata Bisa Picu Hipertensi pada Anak
Artinya, kebiasaan anak yang sering tidur larut malam dan tidak mendapatkan waktu istirahat cukup tidak boleh terus dianggap sebagai persoalan sepele.
Tidur memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan fungsi tubuh, termasuk mengatur tekanan darah. Ketika seseorang tidur, tubuh memiliki kesempatan untuk beristirahat dan menjalankan berbagai proses pemulihan.
Sebaliknya, kurang tidur dapat mengganggu mekanisme pengaturan tekanan darah. Jika berlangsung dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko hipertensi.
Karena itu, orang tua perlu lebih memperhatikan rutinitas tidur anak. Jangan sampai waktu istirahat mereka justru tersita oleh kebiasaan bermain gawai, menonton video, atau melakukan aktivitas lain hingga melewati waktu tidur.
Selain memastikan anak mendapatkan waktu tidur yang cukup, orang tua juga perlu membangun rutinitas tidur yang teratur. Membatasi penggunaan perangkat elektronik menjelang tidur dan menciptakan suasana kamar yang nyaman dapat membantu anak memiliki kualitas istirahat lebih baik.