Jangan Sepelekan Minum Air Putih, Ada Kaitannya dengan Risiko Hipertensi
Ketika tubuh kekurangan cairan, sejumlah mekanisme fisiologis dapat memengaruhi tekanan darah. Salah satunya berkaitan dengan hormon angiotensin II, yang berperan dalam mengatur tekanan darah dan keseimbangan cairan.
Saat tubuh mengalami dehidrasi, aktivitas sistem hormonal yang mengatur tekanan darah dapat meningkat. Angiotensin II dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit sehingga berpotensi meningkatkan tekanan darah.
Selain itu, kekurangan cairan dapat memicu aktivitas sistem saraf simpatik yang berperan dalam respons tubuh terhadap stres atau situasi darurat, dikenal sebagai mekanisme fight-or-flight. Aktivasi sistem ini dapat memengaruhi denyut jantung dan tekanan darah.
Perubahan keseimbangan cairan dan elektrolit, termasuk natrium, juga dapat memengaruhi fungsi tubuh. Namun, respons tekanan darah terhadap dehidrasi tidak selalu sama pada setiap orang dan bergantung pada tingkat kekurangan cairan serta kondisi kesehatannya.
Berapa Banyak Air Putih yang Dibutuhkan Setiap Hari?
Secara umum, perempuan dewasa membutuhkan sekitar sembilan cangkir cairan per hari, sedangkan laki-laki sekitar 13 cangkir. Kebutuhan tersebut mencakup cairan dari berbagai sumber, termasuk air putih, minuman lain, serta makanan yang mengandung banyak air, seperti buah-buahan dan sayuran.