Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pernah Operasi Usus Buntu atau Caesar? Waspadai Risiko Perlengketan Usus
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Pasien Setelah Operasi Selalu Ditanya Sudah Kentut atau Belum? Ini Penjelasan Dokter

Kamis, 05 November 2026 - 06:34:00 WIB
Kenapa Pasien Setelah Operasi Selalu Ditanya Sudah Kentut atau Belum? Ini Penjelasan Dokter
Kentut menjadi salah satu indikator untuk mengetahui apakah fungsi sistem pencernaan pasien sudah mulai kembali normal setelah menjalani operasi dan pembiusan. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menjelaskan, setelah pasien disadarkan oleh dokter anestesi, usus tidak langsung kembali beraktivitas seperti semula. Organ pencernaan tersebut membutuhkan waktu beberapa jam untuk memulihkan gerakan peristaltik atau kontraksi otot yang mendorong makanan dan gas di sepanjang saluran pencernaan.

“Nah, ciri khas efek anestesi sudah hilang total adalah ketika usus tersebut sudah mulai melakukan aktivitasnya lagi, gerakan peristaltik, sehingga muncul kentut,” kata dia.

Sebaliknya, pasien yang belum bisa mengeluarkan gas setelah operasi membutuhkan pemantauan lebih lanjut. Tim medis akan mengevaluasi kondisi pencernaan dan kemungkinan masih adanya efek obat anestesi.

“Kalau dia tidak kentut-kentut, berarti obat anestesinya masih banyak dan dokter anestesi akan visit lagi. Biasanya yang visit itu dokter anestesi, bisa di hari pertama, hari kedua sampai kentut,” ujar dr Tirta.

Sebab itu, dokter dan tenaga medis rutin menanyakan apakah pasien sudah bisa kentut setelah menjalani operasi. Informasi tersebut juga dicatat untuk memantau perkembangan kondisi pasien dari waktu ke waktu.

“Itu alasan kenapa kok orang yang habis operasi total, apalagi operasi besar, selalu ditanya 'udah kentut belum, Pak?', 'udah kentut belum, Bu?'. Kalau belum nanti ditulis jamnya, dan itu urusan koas biasa yang visit bangsal,” katanya.

Pertanyaan sederhana mengenai kentut bukan sekadar basa-basi dokter kepada pasien. Hal tersebut merupakan salah satu cara untuk memantau kembalinya fungsi usus setelah operasi.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut