Kenapa Pasien Setelah Operasi Selalu Ditanya Sudah Kentut atau Belum? Ini Penjelasan Dokter
Dia menjelaskan, setelah pasien disadarkan oleh dokter anestesi, usus tidak langsung kembali beraktivitas seperti semula. Organ pencernaan tersebut membutuhkan waktu beberapa jam untuk memulihkan gerakan peristaltik atau kontraksi otot yang mendorong makanan dan gas di sepanjang saluran pencernaan.
“Nah, ciri khas efek anestesi sudah hilang total adalah ketika usus tersebut sudah mulai melakukan aktivitasnya lagi, gerakan peristaltik, sehingga muncul kentut,” kata dia.
Sebaliknya, pasien yang belum bisa mengeluarkan gas setelah operasi membutuhkan pemantauan lebih lanjut. Tim medis akan mengevaluasi kondisi pencernaan dan kemungkinan masih adanya efek obat anestesi.
“Kalau dia tidak kentut-kentut, berarti obat anestesinya masih banyak dan dokter anestesi akan visit lagi. Biasanya yang visit itu dokter anestesi, bisa di hari pertama, hari kedua sampai kentut,” ujar dr Tirta.
Sebab itu, dokter dan tenaga medis rutin menanyakan apakah pasien sudah bisa kentut setelah menjalani operasi. Informasi tersebut juga dicatat untuk memantau perkembangan kondisi pasien dari waktu ke waktu.
“Itu alasan kenapa kok orang yang habis operasi total, apalagi operasi besar, selalu ditanya 'udah kentut belum, Pak?', 'udah kentut belum, Bu?'. Kalau belum nanti ditulis jamnya, dan itu urusan koas biasa yang visit bangsal,” katanya.
Pertanyaan sederhana mengenai kentut bukan sekadar basa-basi dokter kepada pasien. Hal tersebut merupakan salah satu cara untuk memantau kembalinya fungsi usus setelah operasi.
Editor: Dani M Dahwilani