Ketahui Cara Sederhana agar Anak Terhindar dari Paparan Pornografi
"Jadi, terpapar pornografi di internet bukan berarti anak hanya menjadi penonton dengan melihat video atau gambar porno, tapi bisa juga anak tersebut menjadi pelaku maupun korbannya. Faktor pendorongnya bisa karena anak boring atau bosan, lonely atau kesepian, angry atau marah, karena stres, serta pemicunya bisa karena kelelahan," ujar dia.
Menurut Pegiat Literasi Tunanetra Eko Ramaditya Adikara, beberapa kiat yang dapat dilakukan untuk keamanan digital anak antara lain, tidak memperkenankan anak untuk menggunakan gawai di luar rumah, mengajarkan anak menjaga data pribadinya misalnya dengan membuat kata sandi yang kuat pada akun, menghindari foto selfie dan tidak berbagi alamat lengkap, memberikan pemahaman dalam pengelolaan rekam jejak digital, serta membuat kesepakatan bersama anak dalam penggunaan gawai dari sisi waktu dan tempat.
Selain itu lanjutnya, orang tua juga dapat menggunakan aplikasi seperti Google Family Link atau Fami Safe untuk memantau anak ketika menggunakan gawai.
"Beberapa fitur yang dapat dimanfaatkan orang tua untuk manajemen gawai anak misalnya, fitur untuk memblokir aplikasi di ponsel anak, mengontrol lama waktu penggunaan gadget, smart schedule untuk mengatur waktu penggunaan, fitur memantau keberadaan anak, fitur suara untuk mencari gadget jika hilang, serta fitur pembatasan aplikasi tertentu yang hanya bisa digunakan anak," kata dia.
Dengan hadirnya program Gerakan Nasional Literasi Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif.
Editor: Vien Dimyati