Kurang Minum Sebabkan Konsentrasi Menurun dan Kram Otak

Dani M Dahwilani · Jumat, 04 Oktober 2019 - 16:27:00 WIB
Kurang Minum Sebabkan Konsentrasi Menurun dan Kram Otak
Kiri-kanan: Brand Director Danone-AQUA Intan Ayu Kartika, Chief Merchandising and Marketing Officer PT Supra Boga Lestari Tbk Maria Suwarni, dan Hydration Science Director Danone-AQUA dr Tria Rosemiarti. (Foto: Danone)

JAKARTA, iNews.id - Air menjadi unsur penting bagi kehidupan manusia. Kandungan air dalam tubuh manusia adalah 60-70 persen dari berat tubuh. Air sangat penting agar organ tubuh dapat bekerja dengan baik.

Apabila tubuh kekurangan air (dehidrasi), secara otomatis akan mencari jalan mengambil sumber air dari komponen tubuh, antara lain darah. Akibatnya, kadar air dalam darah akan berkurang dan darah menjadi kental. Perjalanan darah sebagai alat transportasi oksigen dan zat-zat makanan akan terganggu. Saat melewati otak, perjalanan darah akan terhambat sel-sel otak yang seharusnya menerima asupan makanan dan oksigen.

“Karena otak kita 75 persen air, dehidrasi dapat menyebabkan perubahan emosi, kurang konsentrasi, sakit kepala ringan, dan kelelahan. Kehilangan cairan dan elektrolit juga dapat menyebabkan kram otot yang menghambat kinerja kita. Karena itu, kita perlu mengkonsumsi air yang cukup setiap hari dan menjadikannya sebuah kebiasaan,” ujar Tria Rosemiarti, Hydration Science Director Danone-AQUA, dalam keterangan persnya kepada iNews.id, Jumat (4/10/2019).

Tingkat hidrasi masyarakat Indonesia saat ini sudah mengalami kemajuan, di mana 78 persen anak-anak, 79 persen remaja, dan 72 persen orang dewasa telah memiliki hidrasi yang cukup. Untuk menjaga momentum positif ini dan memastikan hidrasi terpenuhi secara sehat, masyarakat perlu mengadopsi gaya hidup sehat, sesederhana dengan mulai minum air secara cukup.

Untuk menjaga kebutuhan air minum di Indonesia, Danone-AQUA, meluncurkan label baru yang menandakan komitmen nyata perusahaan membagikan kebaikan kepada seluruh masyarakat. Bersamaan dengan peluncuran tersebut, Danone-AQUA juga meluncurkan Pojok Hidrasi Sehat di Farmers Market sebagai langkah nyata kebaikan lainnya.

Brand Director Danone-AQUA, Intan Ayu Kartika menjelaskan, label baru Danone-AQUA ini menampilkan ilustrasi berbagai pegunungan di Indonesia yang dikelilingi lingkaran cahaya dan aliran air. Ini menceritakan warisan kebaikan Danone-AQUA kepada masyarakat Indonesia selama lebih dari 45 tahun terakhir, dari generasi ke generasi.

“Danone-AQUA memastikan untuk memilih, menjaga, dan merawat 17 sumber air pegunungan kami, agar dapat mengalirkan kebaikan kepada masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Ini melalui air berkualitas terbaik, proses yang ramah lingkungan, dan program pemberdayaan masyarakat di sekitar area operasional kerja,” ujarnya.

Untuk meneruskan kebaikan tersebut kepada lebih banyak masyarakat Indonesia, Danone-AQUA bekerja sama dengan Farmers Market meluncurkan Pojok Hidrasi Sehat. Ini adalah sebuah area khusus di dalam Farmers Market yang memberikan informasi menarik mengenai pentingnya hidrasi sehat serta bagaimana kualitas air mineral ditentukan oleh kualitas sumber airnya.

Komitmen Berkelanjutan Danone-AQUA

Peluncuran label baru yang diikuti dengan pembukaan Pojok Hidrasi Sehat AQUA x Farmers Market merupakan langkah nyata Danone-AQUA dalam berbagi kebaikan kepada masyarakat luas. Sebelumnya, Danone-AQUA dan PT Supra Boga Lestari telah bekerja sama mengedukasi konsumen mengenai pentingnya mengelola sampah plastik dengan menyiapkan Sustainability Point dan Drop Box pengumpulan sampah botol plastik di lebih dari 15 Farmers Market dan Ranch Market.

Corporate Communication Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin mengatakan ke depan nanti Danone-AQUA akan terus mengalirkan kebaikan dengan melibatkan lebih banyak mitra kerja dan menyelenggarakan acara-acara yang mengundang partisipasi publik.

"Pada bulan Oktober, Danone-AQUA juga akan mengumumkan program terbarunya yang memungkinkan masyarakat untuk mengetahui lebih banyak tentang bagaimana AQUA senantiasa memberikan yang terbaik, dari sumber air pegunungan di berbagai penjuru Indonesia, untuk memenuhi kebutuhan hidrasi sehat dan menjaga lingkungan dengan circularity packaging," ujar Arif.

Editor : Dani M Dahwilani