Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Cuma Turunkan Berat Badan, Intermittent Fasting Bisa Perlambat Penuaan Otak
Advertisement . Scroll to see content

Makan Terlalu Larut Malam Picu Lonjakan Gula Darah, Ini Alasannya

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:07:00 WIB
Makan Terlalu Larut Malam Picu Lonjakan Gula Darah, Ini Alasannya
Makan terlalu larut malam ternyata tidak hanya dapat mengganggu waktu tidur, tetapi juga berpengaruh terhadap cara tubuh mengatur kadar gula darah. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Meski demikian, menghindari makan larut malam bukan berarti seseorang harus memaksakan diri berpuasa selama mungkin. Durasi dan waktu makan perlu disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi masing-masing.

Kualitas Makanan Tetap Penting

Selain memperhatikan waktu makan, jenis makanan yang dikonsumsi juga tidak kalah penting. Pola makan sehat sebaiknya tetap menjadi dasar dalam menjaga kadar gula darah.

Buah dan sayuran, kacang-kacangan, polong-polongan, ikan berlemak, kenari, dan minyak zaitun dapat menjadi pilihan. Makanan kaya antioksidan dan polifenol seperti blueberry juga dapat dimasukkan dalam menu sehari-hari.

Sebaliknya, konsumsi gula tambahan dan daging olahan sebaiknya dibatasi. Pola makan MIND, Mediterania, dan DASH juga memiliki bukti observasional terkait dengan penuaan kognitif yang lebih lambat.

Karena itu, kebiasaan makan terlalu larut malam sebaiknya tidak dilakukan terus-menerus. Mengatur waktu makan lebih awal, mengurangi ngemil malam, serta memilih makanan bernutrisi dapat menjadi bagian dari pola hidup yang mendukung kesehatan metabolisme.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut