Manfaat Segera Mandi setelah Terkena Banjir dan Hujan-hujanan
JAKARTA, iNews.id - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jabodetabek harus diwaspadai. Sebab, banjir meningkatkan risiko masalah kesehatan.
Ya, salah satu penyakit yang mengancam korban banjir adalah leptospirosis. Ini penyakit yang disebabkan oleh urin atau kotoran tikus yang ada di air banjir.
Seseorang bisa terinfeksi penyakit leptospirosis umumnya karena memiliki luka di kulit. Luka tersebut menjadi pintu masuk sumber penyakit masuk dan menginfeksi tubuh.
Karena itu, disarankan bagi korban banjir untuk menjaga kebersihan diri. Salah satunya adalah segera mandi jika terkena genangan air atau pun hujan-hujanan.
Melansir laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira yang dapat ditemukan di air atau tanah yang terkontaminasi. Bakteri ini dapat memengaruhi berbagai jenis hewan dan manusia.
Meski terdengar sepele, bakteri yang bisa menyerang manusia dari bencana banjir ini perlu diwaspadai. Bakteri tersebut bisa membuat seseorang mengalami beberapa keluhan seperti demam, sesak napas, gangguan hati hingga kematian.
Biasanya diperlukan waktu 2-30 hari untuk sakit setelah kontak dengan bakteri penyebab leptospirosis. Penyakit ini dapat terjadi dalam dua fase. Pada fase pertama, penderita mungkin mengalami demam, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, muntah, atau diare.
Orang tersebut mungkin merasa lebih baik untuk sementara waktu namun kemudian kembali jatuh sakit. Beberapa orang mungkin menderita fase kedua yang lebih parah dengan gagal ginjal atau hati, radang selaput di sekitar otak dan sumsum tulang belakang (meningitis).
Penyakit leptospirosis bisa berlangsung dari beberapa hari hingga beberapa minggu. Tanpa pengobatan, pemulihan dari penyakit ini mungkin memerlukan waktu beberapa bulan.
Untuk menghindari penyakit leptospirosis, Anda dianjurkan segera mandi dan membersihkan diri. Seperti diketahui, bakteri Leptospira dapat ditemukan di air atau tanah yang terkontaminasi khususnya saat banjir.
Bila memungkinkan, Anda bisa mengenakan pakaian pelindung seperti alas kaki hingga sepatu boot saat mengarungi banjir. Penting juga untuk tutupi luka dengan perban atau pembalut tahan air sebelum melewati area banjir.
Editor: Muhammad Sukardi